Dalam agenda kunjungan tersebut, Menteri Pertahanan RI menerima paparan langsung dari Danyon TP 877/Biinmaffo terkait kondisi satuan, pelaksanaan tugas pokok, pembinaan personel, serta kesiapan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.
Paparan tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan pembinaan satuan yang bertugas di wilayah strategis perbatasan negara.
Usai menerima paparan, Menhan RI bersama rombongan meninjau langsung dapur makan prajurit Yon TP 877/Biinmaffo.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesejahteraan prajurit terpenuhi dengan baik, sebagai faktor penting dalam mendukung kesiapan fisik dan mental prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam pengarahan kepada seluruh prajurit, Menteri Pertahanan RI menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap semangat juang prajurit, khususnya prajurit muda yang bertugas di wilayah perbatasan.
Ia menegaskan bahwa patriotisme tidak cukup diucapkan, tetapi harus tertanam kuat dalam jiwa dan raga, serta diwujudkan melalui kesiapan fisik dan mental yang prima.
Menhan RI menekankan bahwa prajurit yang bertugas di garis perbatasan merupakan pengawal kedaulatan negara. Oleh karena itu, pembinaan, kesiapan, dan penempatan prajurit merupakan tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
