KUPANG, iNewsTTU.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan update peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/1/2026) dini hari.
Kepala BMKG Kupang, Sti Nenotek, menyampaikan bahwa hingga pukul 04.10 WITA, masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 04.40 WITA di sejumlah wilayah.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:
Kabupaten Kupang:
Amfoang Selatan, Amfoang Barat Daya, Fatuleu Barat, Amfoang Tengah.
Kabupaten Timor Tengah Selatan
(TTS):
Fatumnasi, Nunbena.
Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU):
Biboki Selatan, Insana, Mutis, Bikomi Selatan, Insana Fafinesu, Insana Tengah.
Kabupaten Belu:
Lamaknen, Tasifeto Timur, Raihat, Kota Atambua, Lasiolat, Atambua Barat, dan sekitarnya.
BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke wilayah lain, di antaranya:
Kabupaten Kupang:
Kupang Timur, Sulamu, Fatuleu, Takari, Amfoang Utara, Amfoang Barat Laut, Amabi Oefeto, Amfoang Timur, Fatuleu Tengah.
Kabupaten Timor Tengah Selatan:
Mollo Selatan, Mollo Utara, Amanuban Timur, Amanatun Utara, Polen, Toianas, Oenino, Mollo Barat, Kok Baun, Fatukopa, Mollo Tengah, Tobu.
Kabupaten Timor Tengah Utara:
Miomafo Timur, Miomafo Barat, Noemuti, Kota Kefamenanu, Biboki Utara, Biboki Anleu, Insana Utara, Noemuti Timur, Miomaffo Tengah, Musi, Bikomi Tengah, Bikomi Nilulat, Bikomi Utara, Naibenu, Insana Barat, Biboki Tan Pah, Biboki Moenleu, Biboki Feotleu.
Kabupaten Belu:
Tasifeto Barat, Kakuluk Mesak, Lamaknen Selatan, Nanaet Duabesi.
Kabupaten Malaka:
Rinhat, Io Kufeu, Sasitamean, Laenmanen, dan sekitarnya.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca ekstrem ini masih akan berlangsung hingga pukul 07.40 WITA. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat angin kencang dan petir.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
