Selain itu, Menhan RI mengingatkan bahwa TNI adalah tentara rakyat yang harus selalu berada di tengah-tengah rakyat dan bermanfaat bagi rakyat. Prajurit berasal dari rakyat dan dibiayai oleh rakyat, sehingga harus mengabdi sepenuhnya untuk kepentingan bangsa.
Sebagai tentara nasional dan tentara pejuang, prajurit TNI dituntut menjunjung tinggi persatuan, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit tanpa membeda-bedakan suku, agama, maupun latar belakang.
Menutup arahannya, Menteri Pertahanan RI menegaskan pentingnya menjaga kehormatan sebagai prajurit TNI. Kesetiaan kepada negara, tugas, atasan, sesama prajurit, dan satuan merupakan nilai utama yang harus dipegang teguh.
Ia menegaskan bahwa kehormatan TNI adalah modal utama dalam menjaga kepercayaan rakyat terhadap institusi pertahanan negara.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebanggaan, mencerminkan kesiapan serta loyalitas prajurit Yon TP 877/Biinmaffo sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
