Kisah Pilu, Gegara Asam Rumah Anak Yatim Piatu Penyandang Disabilitas di TTU Dibongkar Warga
Menurut Vinsensius, Bernadetha bahkan menyatakan tanah yang ditempatinya merupakan tanah milik mereka. Ia juga menyebut Kepala Desa Ainan, Lambertus Lalus, berada di lokasi saat kejadian, meski menurut pengakuannya tidak ikut membongkar rumah.
Namun, seluruh keterangan tersebut merupakan klaim dari Vinsensius dan masih memerlukan konfirmasi dari pihak-pihak yang disebut.
Bagi Vinsensius, kehilangan rumah tersebut bukan sekadar kehilangan tempat tinggal. Rumah itu merupakan peninggalan terakhir dari kedua orang tuanya.
Ia mengatakan ibunya meninggal pada 2007, sedangkan ayahnya meninggal pada 2021.
"Rumah ini adalah satu-satunya aset yang ditinggalkan oleh Bapak dan Mama," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Kini, Vinsensius harus menjalani hari-harinya dengan menumpang di rumah keluarga.
"Sekarang saya tidak ada rumah lagi. Saat ini saya menginap di rumah mama besar saya," ujarnya sambil meneteskan air mata.
Persoalan pembongkaran rumah tersebut kini menjadi perhatian karena menyangkut tempat tinggal seorang anak yatim piatu penyandang disabilitas.
Editor: Sefnat Besie