get app
inews
Aa Text
Read Next : Dirut RS Leona: Seluruh CCTV Sudah Diserahkan ke Polisi, Rumah Sakit Kooperatif Bantu Penyelidikan

KPK RI Sambangi Satu Sekolah Dasar di Timor Tengah Utara NTT yang Masih Berlantai Tanah

Kamis, 23 Juli 2026 | 06:47 WIB
header img
Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI, Amir Arief saat mengajar di SD Negeri 2 Tublopo, Desa Tublopo. (Foto: istimewa).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) melalui program KPK Mengajar menyambangi SD Negeri 2 Tublopo, Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI, Amir Arief, didampingi rombongan KPK bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU. Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada anak-anak sejak usia dini.

Dalam kesempatan itu, Amir Arief menjelaskan bahwa KPK Mengajar bukan bertujuan memberantas korupsi di lingkungan sekolah secara langsung, melainkan menanamkan karakter jujur, berani, dan bertanggung jawab kepada para siswa.

"Program ini menanam bibit kejujuran sejak kecil. Harapannya, 15 hingga 20 tahun ke depan Kabupaten TTU memiliki pemimpin yang berani, jujur, dan bersih," ujarnya.

Untuk menyampaikan pesan antikorupsi kepada para siswa, KPK menggunakan metode pembelajaran yang menyenangkan, seperti permainan edukatif, menonton film, hingga simulasi perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak diajak membiasakan diri mengerjakan pekerjaan rumah sendiri, berani mengakui kesalahan, dan melaporkan tindakan menyontek kepada guru.

Selain memberikan edukasi, Amir Arief juga menyoroti kondisi SD Negeri 2 Tublopo yang dinilai memprihatinkan. 

Ia mengungkapkan, sekolah tersebut dipilih sebagai lokasi KPK Mengajar setelah pihaknya melihat kondisi bangunan melalui informasi di internet.

Menurutnya, para orang tua, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten TTU perlu bergotong royong mendukung pembangunan gedung sekolah yang permanen agar para siswa memperoleh fasilitas belajar yang layak.

"Kami berharap masyarakat mendukung pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan untuk membangun gedung permanen bagi SD Negeri 2 Tublopo. Anak-anak di desa ini berhak mendapatkan sarana pendidikan yang baik karena mereka adalah generasi penerus Kabupaten TTU," katanya.

Amir menegaskan bahwa penyediaan fasilitas pendidikan yang layak merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

 Ia berharap Bupati TTU bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat segera mencari solusi agar pembangunan gedung sekolah dapat direalisasikan.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut