get app
inews
Aa Text
Read Next : Sidang Korupsi Tata Niaga Garam Sabu Raijua, Sejumlah Saksi Bantah Terima Uang dari Terdakwa

Dari Kupang, PSHT Pusat Ajak Seluruh Warga Kembali Hidup Rukun

Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:44 WIB
header img
Kunjungan pengurus PSHT Pusat di cabang Kota Kupang, NTT, Sabtu (20/06/2026). (Foto: iNewsTTU.id/Eman).

KUPANG,iNewsTTU.id-- Organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kupang mendapat kunjungan langsung dari pengurus pusat menjelang pelaksanaan kegiatan kenaikan tingkat bagi para anggotanya.

Kunjungan tersebut berlangsung di Sekretariat PSHT Cabang Kota Kupang yang berlokasi di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Kehadiran rombongan pengurus pusat disambut hangat oleh warga PSHT melalui prosesi adat Natoni, pengalungan selendang, serta tarian penyambutan khas Nusa Tenggara Timur.

Dalam kesempatan itu, hadir Wakil Ketua I PSHT Pusat, Mayor Jenderal TNI Totok Imam Santoso. Kehadirannya menjadi momen penting bagi warga PSHT Kota Kupang yang selama ini terus berupaya membesarkan organisasi di daerah.

Ketua PSHT Cabang Kota Kupang, Semi Knafmone, mengaku bangga dan terharu atas kunjungan langsung dari pengurus pusat. Menurutnya, perjalanan membangun PSHT di Kota Kupang tidaklah mudah.

"Kami sangat bersyukur karena hari ini mendapat kunjungan langsung dari pengurus pusat. Ketika awal berkomitmen bersama kepemimpinan Mas Taufik, kami hanya sekitar 16 orang. Saat itu kami sempat merasa minder karena jumlah yang sedikit, tetapi kami tetap bertahan dan berkomitmen berada dalam satu komando di bawah kepemimpinan Mas Taufik," ujarnya.

Semi mengatakan, meski dengan segala keterbatasan, PSHT Kota Kupang terus berkembang dan berupaya menjaga nilai-nilai persaudaraan yang menjadi dasar organisasi.

"Saya berharap seluruh saudara tetap semangat, terus berprestasi dan membawa nama besar PSHT Cabang Kota Kupang hingga ke tingkat nasional," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I PSHT Pusat Mayjen TNI Totok Imam Santoso dalam arahannya menegaskan bahwa persoalan legalitas organisasi telah memiliki kepastian hukum.

Menurut Totok, berbagai putusan hukum yang berkaitan dengan sengketa organisasi telah berkekuatan hukum tetap dan menjadi dasar pengakuan terhadap kepengurusan PSHT yang dipimpin Muhammad Taufik.

Ia menjelaskan bahwa pada Musyawarah Nasional (Munas) PB IPSI yang digelar pada April 2026, kepemimpinan Muhammad Taufik diakui secara resmi berdasarkan surat dari Kementerian Hukum RI serta sejumlah putusan pengadilan yang telah inkrah.

"Pada pembukaan Munas PB IPSI, Ketua Umum PB IPSI sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto, secara langsung menyampaikan penghormatan kepada Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate, Dr. Muhammad Taufik. Itu menunjukkan bahwa pengakuan tersebut memiliki dasar hukum yang jelas," katanya.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut