Kapolres Flores Timur Mendadak Cek Sel Tahanan, Petugas Diingatkan Tak Lengah
Flores Timur, iNewsTTU.id- Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, SH., mendadak mengecek ruang tahanan Mapolres Flores Timur, Senin (10/8/2026) pagi.
Didampingi Wakapolres Flores Timur Kompol I Ketut Mastina, Kapolres memeriksa sejumlah bagian ruang tahanan, mulai dari kondisi sel, jumlah tahanan, kebersihan, hingga kesiapan personel yang bertugas menjaga tahanan.
Pemeriksaan juga menyasar fasilitas pengamanan seperti pintu, jeruji, kunci, dan sejumlah sarana pendukung lainnya. Pengecekan dilakukan untuk memastikan fasilitas tersebut dalam kondisi baik dan tidak menimbulkan celah keamanan.
Di hadapan personel jaga, Kapolres mengingatkan pentingnya kewaspadaan selama menjalankan tugas. Petugas diminta melakukan kontrol secara berkala dan segera melaporkan setiap kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan.
Namun, pemeriksaan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan. Kondisi kesehatan tahanan dan kebersihan ruang tahanan turut menjadi perhatian.
AKBP Gede Putra mengatakan, pengecekan tersebut merupakan bagian dari pengawasan langsung pimpinan terhadap pelaksanaan pengamanan ruang tahanan.
“Pengecekan ini merupakan bentuk pengawasan langsung untuk memastikan keamanan ruang tahanan maupun kondisi para tahanan. Personel jaga harus selalu waspada, disiplin, dan melaksanakan tugas sesuai prosedur,” ujarnya.
Pengawasan terhadap tahanan, kata dia, juga berkaitan dengan pemenuhan hak-hak dasar mereka selama menjalani proses hukum. Karena itu, petugas diminta tidak hanya memastikan ruang tahanan aman, tetapi juga menjaga agar tahanan mendapat perlakuan sesuai ketentuan.
Kapolres kembali mengingatkan personel agar tidak lengah. Kontrol secara berkala terhadap ruang tahanan dinilai penting untuk mendeteksi lebih awal potensi gangguan keamanan maupun kejadian yang tidak diinginkan.
Sidak tersebut menjadi bagian dari pengawasan internal Polres Flores Timur terhadap pengelolaan ruang tahanan, sekaligus memastikan prosedur pengamanan dan kondisi tahanan tetap dalam pengawasan.
Editor : Sefnat Besie