Kelompok Tani di Kefamenanu Utara Dilatih Membuat Pestisida Nabati dan NPK Cair dari Bahan Alami
Ia berharap petani dapat memanfaatkan lahan kosong yang masih tersedia untuk memperluas budidaya sayuran setelah memahami teknik pembuatan pupuk dan pestisida organik tersebut.
Sementara itu, salah satu anggota Kelompok Tani Tunas Harapan Noniu, Ima Kolo, mengatakan para anggota kelompok secara bersama-sama menyiapkan bahan-bahan lokal untuk membuat pestisida nabati guna mengatasi serangan hama pada tanaman sayuran seperti buncis, kangkung, dan sawi.
Menurut Ima, penggunaan pupuk dan pestisida berbahan alami memberikan keuntungan karena petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli produk pertanian di toko.
"Dengan memanfaatkan bahan alami yang tersedia di sekitar kami, kelompok tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli pupuk maupun pestisida. Ini sangat membantu petani," katanya.
Ia menambahkan, hasil budidaya sayuran dari kelompok tani tersebut ke depan direncanakan untuk dipasarkan, termasuk berpeluang memasok kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) apabila produksi telah mencukupi.
Pupuk dan pestisida nabati yang dibuat dalam pelatihan tersebut diperkirakan siap digunakan setelah melalui proses fermentasi selama 14 hari atau sekitar dua minggu.
Kegiatan pelatihan ini turut didampingi para penyuluh pertanian Kecamatan Kota Kefamenanu, yakni Agustinus Bait Balan, Maria Asumta Feka, Yustina Thaal, dan Hendrika Maria Laki.
Editor : Sefnat Besie