get app
inews
Aa Text
Read Next : Pameran Literasi Pendidikan TTU Resmi Dibuka, Libatkan K3S dan MKKS se-Kabupaten

Kelompok Tani di Kefamenanu Utara Dilatih Membuat Pestisida Nabati dan NPK Cair dari Bahan Alami

Senin, 08 Juni 2026 | 16:12 WIB
header img
Penyuluh pertanian Kecamatan Kota Kefamenanu latih anggota kelompok tani buat pupuk cair dari bahan alami. (Foto iNewsTTU.id/Sefnat).

Kefamenanu, iNewsTTU.id – Penyuluh Pertanian Kecamatan Kota Kefamenanu bersama anggota Kelompok Tani Tunas Harapan Noniu menggelar pelatihan pembuatan pestisida nabati dan pupuk NPK cair berbahan alami di Kelurahan Kefamenanu Utara, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan bahan-bahan lokal yang mudah diperoleh untuk mengendalikan hama sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman sayuran.

Penyuluh Pertanian Kecamatan Kota Kefamenanu, Agustinus Bait Balan, mengatakan pelatihan ini merupakan upaya mendukung petani agar tidak selalu bergantung pada pupuk dan pestisida yang dibeli dari toko.

Menurutnya, sebagian besar anggota kelompok tani masih berada pada tahap awal dalam mengembangkan usaha pertanian, sehingga perlu dibekali pengetahuan mengenai pembuatan pupuk dan pestisida organik yang murah serta mudah diterapkan.

"Harapan kami, ilmu yang diberikan hari ini dapat dimanfaatkan oleh para petani untuk membuat sendiri NPK cair dan pestisida nabati sehingga bisa digunakan pada tanaman sayuran yang sedang mereka kembangkan," ujarnya.

Agustinus menjelaskan, bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan pestisida nabati dan NPK cair antara lain jahe, lengkuas, daun mimba, daun gamal, gula, serta beberapa bahan alami lainnya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Untuk tahap uji coba, kata dia, campuran bahan tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar 15 liter larutan yang dapat diaplikasikan pada lahan tanaman sayuran. Penggunaan pupuk cair dilakukan dengan dosis sekitar 240 mililiter yang dicampur ke dalam 15 liter air sebelum disemprotkan ke tanaman.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut