Tiga Lokasi Potensi Garam di Timor Tengah Utara NTT Dilirik
Tiga titik yang menjadi lokasi survei meliputi Desa Oesoko di Kecamatan Insana Utara, Desa Oebubun di Kecamatan Biboki Moenleu, dan Desa Tuamese di Kecamatan Biboki Anleu.
Menurut Yohanes, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap rencana investasi tersebut.
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa turut dilibatkan untuk mendampingi proses survei di lapangan.
“Hari ini kami dari Dinas Perikanan, Dinas Perindag, pihak kecamatan dan pemerintah desa mendampingi tim surveyor untuk melakukan pemetaan sekaligus menyiapkan kebutuhan mereka di lapangan,” katanya.
Ia menjelaskan, setelah tahapan survei selesai, pemerintah daerah bersama investor akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum masuk ke tahap pelaksanaan program.
“Dalam waktu dekat akan dilakukan sosialisasi bersama masyarakat dan direncanakan pada bulan Juni sudah mulai ada aksi nyata di lapangan,” jelasnya.
Selain menilai potensi produksi garam, tim surveyor juga melakukan identifikasi status kepemilikan lahan. Lokasi yang disurvei diketahui terdiri dari lahan milik masyarakat, lahan usaha kecil menengah yang telah beroperasi, aset pemerintah daerah hingga tanah adat.
Karena itu, pemerintah daerah bersama para camat dan kepala desa akan lebih dulu memetakan status kepemilikan lahan sebelum program dijalankan.
Editor : Sefnat Besie