Senyum Maria Sena di Tapal Batas, Saat Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Hadirkan Sanitasi Sehat
KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Bagi Maria Sena, warga Desa Eban, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), memiliki fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang layak sebelumnya hanyalah sebuah mimpi yang sulit terjangkau.
Namun, siang itu, raut wajahnya berubah haru saat melihat sejumlah prajurit TNI berseragam loreng sibuk membangun sebuah unit sanitasi sehat tepat di samping rumahnya.
Kehadiran para prajurit dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad ini bukan sekadar menjalankan tugas jaga perbatasan, melainkan membawa misi kemanusiaan.
Mereka bergerak atas dasar keprihatinan melihat kondisi Maria Sena yang selama ini hidup tanpa sanitasi yang memadai.
Pembangunan MCK ini merupakan inisiatif murni dari personel Makosatgas yang menyadari bahwa akses sanitasi adalah kebutuhan dasar yang belum dinikmati oleh semua warga di garis perbatasan RI-RDTL.
Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat inilah yang mendorong mereka untuk turun tangan langsung.
Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Letkol Arh Endis Fahrul Rizal, menyampaikan bahwa keputusannya membantu Maria Sena didasari oleh kondisi riil di lapangan.
"Selama ini keluarga tersebut kesusahan dalam mengakses MCK. Kami prihatin terhadap kekurangan ini, padahal MCK sangatlah penting dalam sebuah rumah. Dengan bantuan ini, harapannya warga dapat merasakan hadirnya TNI di perbatasan bukan hanya sebagai penjaga, tapi juga sebagai pelindung dan penolong," ujar Letkol Arh Endis Fahrul Rizal, Selasa (07/04).
Bagi Maria Sena, bantuan ini adalah jawaban atas kesulitan yang ia hadapi selama bertahun-tahun. Faktor ekonomi seringkali menjadi penghalang utama bagi warga kurang mampu di pelosok untuk membangun fasilitas kesehatan yang layak.
Sambil memperhatikan para prajurit bekerja, Maria tak henti-hentinya mengucap syukur. Kehadiran Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad telah memberikan kemudahan bagi keluarganya untuk memulai pola hidup yang lebih bersih dan sehat.
"Terima kasih Bapak-bapak TNI. Selama ini kami susah sekali, tapi hari ini Bapak mereka datang bantu kami punya rumah," ungkap Maria Sena dengan nada lirih penuh kebahagiaan.
Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa di tengah sunyinya garis perbatasan, kepedulian tetap menyala, memastikan tak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan hak hidup sehat.
Editor : Sefnat Besie