Atasi Tumpukan Sampah di Kota Kefa, Dinas Lingkungan Hidup Atur Jadwal Pembuangan
KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) NTT tengah menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi persoalan tumpukan sampah yang kerap mengganggu estetika dan kesehatan di Kota Kefamenanu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup TTU, Yanuarius Salem, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Bidang Persampahan telah merumuskan terobosan baru terkait waktu pembuangan sampah bagi masyarakat.
Dalam upaya mempermudah pengangkutan dan memastikan kota bersih di pagi hari, DLH TTU akan memberlakukan jadwal khusus pembuangan sampah.
“Kami persilakan masyarakat untuk membuang sampah mulai pukul 20.00 WITA (8 malam) hingga pukul 02.00 WITA (2 subuh). Tujuannya agar pada pukul 04.00 WITA subuh, armada mobil sampah kami sudah mulai bergerak melakukan pengangkutan,” ujar Yanuarius Salem, Kamis (12/2/2026).
Yanuarius menekankan agar masyarakat membuang sampah tepat pada tempat pembuangan atau tumpuan sampah resmi yang telah disediakan guna memudahkan petugas dalam proses evakuasi sampah ke TPA.
Menyadari perubahan perilaku masyarakat tidaklah mudah, DLH TTU akan menggandeng berbagai pihak untuk melakukan sosialisasi besar-besaran mulai minggu depan.
“Langkah ini perlu sosialisasi berulang-ulang karena kesadaran masyarakat kita yang terkadang ingin serba gampang. Kami akan sampaikan imbauan melalui siaran RPD (Radio Pemerintah Daerah) serta bersurat ke seluruh Lurah agar pesan ini sampai langsung ke warga,” jelasnya.
Selain melalui pengumuman suara, DLH juga berencana memasang papan informasi dan menyebarkan selebaran di titik-titik strategis atau lokasi tumpuan sampah agar masyarakat lebih disiplin.
Terobosan ini diharapkan dapat memutus rantai penumpukan sampah yang seringkali baru dibuang warga pada pagi hari, saat petugas sudah selesai melakukan pengangkutan.
“Kita berharap dengan kerja sama masyarakat mengikuti jadwal ini, penataan kebersihan di Kabupaten TTU, khususnya di pusat kota, akan berjalan jauh lebih efektif ke depannya,” pungkas Yanuarius.
Editor : Sefnat Besie