Mudik Lebaran 2026, Penumpang dari Timor Leste Melonjak 102 Persen, Bus Bagong Jadi Favorit
KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Arus mudik Lebaran 2026 dari arah Timor Leste menuju wilayah Indonesia Timur mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Berdasarkan data Posko Satuan Pelayanan BPTD Kelas II NTT, jumlah pemudik yang melintas di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) meningkat drastis hingga H-2, Rabu (18/03/2026).
Kepala Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) TTU, Silvester Djung Joko, mengungkapkan bahwa tren pergerakan penumpang didominasi oleh warga yang keluar dari Dili, Timor Leste, menuju Kupang maupun daerah lain di Indonesia.
"Hingga H-2, kenaikan pemudik berdasarkan data pusat BPTD NTT sudah mencapai 102 persen. Perbandingannya cukup jauh, penumpang dari Dili yang masuk ke Indonesia mencapai 60 persen per hari, sementara yang menuju Dili hanya sekitar 26 orang," ujar Silvester saat diwawancarai awak media.
Untuk melayani arus mudik, sebanyak 4 unit bus beroperasi setiap hari, terdiri dari 2 unit Bus Bagong, 1 unit DAMRI, dan 1 unit Bus Babadok.
Guna menjamin keselamatan di jalan, Satlantas Polres TTU bekerja sama dengan ALBN juga telah menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi dan penumpang di terminal.
"Kami menggandeng tenaga medis untuk memastikan kondisi fisik sopir dan pemudik dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan jauh," tambahnya.
Citra, salah satu pemudik asal Timor Leste dengan tujuan akhir Jakarta, mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya mudik menggunakan moda transportasi bus antarnegara.
"Pengalaman menggunakan Bus Bagong sangat menyenangkan. Sopirnya sangat pengertian, kami diberikan waktu yang cukup untuk beristirahat, makan, ke toilet, bahkan berhenti untuk menukar uang Dollar ke Rupiah di perjalanan. Ini sangat membantu kami," tutur Citra.
Kementerian Perhubungan melalui petugas di lapangan terus mengimbau para pemudik untuk memantau informasi cuaca dan mematuhi arahan petugas agar arus mudik hingga balik tetap berjalan lancar dan aman.
Editor : Sefnat Besie