Perkuat Identitas Religi, Semua Jalan di Timor Tengah Utara akan Diganti
Saat ini, pemerintah sedang mengidentifikasi sedikitnya 17 nama jalan utama serta sejumlah jalan lingkungan yang belum memiliki nama, seperti di wilayah Neonbat dan sekitarnya.
Untuk menentukan nama-nama Santo dan Santa yang akan digunakan, Pemerintah Daerah akan mengundang para tokoh agama atau pihak Dekenat guna menyusun daftar nama yang tepat.
"Segera setelah data jalan masuk, kita akan undang perwakilan dari Romo Deken atau pihak terkait lainnya untuk memberikan daftar nama-nama Santo dan Santa yang akan dituangkan dalam satu Perbup baru," tambah Bupati Falen.
Selain sebagai penanda wilayah, transformasi nama jalan ini bertujuan untuk memberikan edukasi spiritual serta menonjolkan jati diri Kabupaten TTU sebagai daerah yang religius di perbatasan RI-RDTL. Dengan penamaan yang seragam berbasis nama orang suci, diharapkan tata kota Kefamenanu memiliki karakter visual dan kultural yang lebih kuat.
Editor : Sefnat Besie