Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pameran Literasi Pendidikan TTU Resmi Dibuka, Libatkan K3S dan MKKS se-Kabupaten
Advertisement . Scroll to see content

Perkuat Identitas Religi, Semua Jalan di Timor Tengah Utara akan Diganti

Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:52 WIB
  • author *Sefnat Besie
Perkuat Identitas Religi, Semua Jalan di Timor Tengah Utara akan Diganti
Dua Ruas Jalan di Kefamenanu Resmi Berganti dengan Nama Mantan Bupati. Foto istimewa

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT berencana melakukan perombakan besar-besaran terhadap penamaan jalan di wilayah Kota Kefamenanu dan sekitarnya.

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, mengungkapkan bahwa mayoritas nama jalan akan diganti menggunakan nama-nama Santo dan Santa.

Langkah ini diambil untuk memperkuat ciri khas dan identitas religius Kabupaten TTU yang mayoritas penduduknya beragama Katolik.

"Semua nama jalan akan kita ubah menjadi nama-nama Santo dan Santa. Ini karena mayoritas masyarakat kita dan ciri khas daerah kita ada di situ," ujar Bupati Falen Kebo kepada media, baru-baru ini.

Tiga Nama Jalan yang Dipertahankan

Meski akan ada perubahan massal, Bupati Falen menegaskan ada tiga nama jalan utama yang tidak akan diganti karena nilai historis dan status hukumnya yang sudah inkrah dalam Peraturan Bupati (Perbup). Ketiga jalan tersebut adalah:

    Jalan El Tari
    Jalan Ray Fernandez
    Jalan Hengky Sakunab

"Dua nama sudah ada Perbupnya, yaitu Ray Fernandez dan Hengky Sakunab. Kemudian jalan El Tari juga tidak akan kita gantikan," tegasnya.

Libatkan Tokoh Agama dalam Pendataan

Saat ini, pemerintah sedang mengidentifikasi sedikitnya 17 nama jalan utama serta sejumlah jalan lingkungan yang belum memiliki nama, seperti di wilayah Neonbat dan sekitarnya.

Untuk menentukan nama-nama Santo dan Santa yang akan digunakan, Pemerintah Daerah akan mengundang para tokoh agama atau pihak Dekenat guna menyusun daftar nama yang tepat.

"Segera setelah data jalan masuk, kita akan undang perwakilan dari Romo Deken atau pihak terkait lainnya untuk memberikan daftar nama-nama Santo dan Santa yang akan dituangkan dalam satu Perbup baru," tambah Bupati Falen.

Tujuan Penggantian Nama

Selain sebagai penanda wilayah, transformasi nama jalan ini bertujuan untuk memberikan edukasi spiritual serta menonjolkan jati diri Kabupaten TTU sebagai daerah yang religius di perbatasan RI-RDTL. Dengan penamaan yang seragam berbasis nama orang suci, diharapkan tata kota Kefamenanu memiliki karakter visual dan kultural yang lebih kuat.

 

 

Editor: Sefnat Besie

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut