Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Tawarkan Solusi Ini Pasca Iran Tolak Negosiasi dengan AS
Advertisement . Scroll to see content

Perang Pekan Ketiga: Rudal Iran Gempur Yerusalem, Pecahan Peluru Hantam Dekat Kantor PM Netanyahu

Rabu, 18 Maret 2026 | 06:17 WIB
  • author Sefnat Besie, Anton Suhartono
Perang Pekan Ketiga: Rudal Iran Gempur Yerusalem, Pecahan Peluru Hantam Dekat Kantor PM Netanyahu
Pecahan rudal Iran menghantam lokasi dekat kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Yerusalem Barat, Senin (16/3) (Foto: AP)


IRAN, iNewsTTU.id – Eskalasi konflik di Timur Tengah kian memanas setelah Iran meningkatkan serangan udara ke wilayah Israel pada pekan ketiga perang. Rentetan rudal Iran dilaporkan menghantam sejumlah titik vital di Yerusalem Barat, termasuk area di dekat kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Senin (16/03/2026).

Insiden mencekam ini terjadi saat sirene peringatan udara meraung-raung di seluruh penjuru kota, memaksa warga dan pejabat tinggi mencari perlindungan bawah tanah.

Parlemen Israel Panik

Rekaman video yang disiarkan stasiun televisi lokal menunjukkan momen dramatis saat anggota parlemen (Knesset) panik dan berlarian menuju bungker perlindungan segera setelah sirene berbunyi. Pecahan rudal berukuran besar dilaporkan mendarat tepat di area terbuka dekat gedung parlemen tersebut.

Kantor PM Netanyahu Jadi Sasaran

Surat kabar Yedioth Ahronoth melaporkan, jatuhnya pecahan rudal tidak hanya terjadi di gedung Knesset, tetapi juga meluas hingga ke area sensitif di sekitar kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Selain Yerusalem, wilayah Israel bagian tengah juga terdampak hujan fragmen rudal akibat sistem pertahanan udara yang berusaha mencegat serangan masif dari Teheran.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut