Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Persiapan Pasar Perbatasan PLBN Napan Dimatangkan, Launching Dijadwalkan 14 Agustus 2026
Advertisement . Scroll to see content

Korban Gigitan HPR Meninggal Setelah 4 Jam Dirawat di RSUD Kefamenanu

Jum'at, 07 Februari 2025 | 06:51 WIB
  • author *Sefnat Besie
Korban Gigitan HPR Meninggal Setelah 4 Jam Dirawat di RSUD Kefamenanu
Kepala Seksi Keperawatan pada RSUD Kefamenanu, Selfina Hati Tami. Foto: iNewsTTU.id/Sefnat Besie

Menurutnya, meskipun kasus gigitan anjing atau hewan penular rabies cukup banyak di wilayah tersebut, pihak rumah sakit hanya memberikan perawatan pada luka gigitan.

Untuk vaksinasi rabies, pasien diarahkan untuk mendapatkan layanan di puskesmas terdekat, karena vaksinasi rabies hanya tersedia di fasilitas kesehatan tersebut.

Selfina juga memberikan saran bagi masyarakat yang mengalami gigitan anjing, agar tidak kehilangan nyawa seperti korban lainnya.

"Jika terkena gigitan, segera cuci luka dengan air mengalir dan deterjen, lalu segera menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan medis lebih lanjut."harapnya.

Data terakhir dari Dinas Kesehatan setempat menyebutkan bahwa jumlah kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten TTU telah mencapai 160 kasus per Januari 2025.

 

 

 

 

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut