Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Markus Menando Dianugerahi Penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Pratama
Advertisement . Scroll to see content

Gereja di Batam Dirusaki, Polisi Sebut Bukan Masalah Intoleransi dan Konflik Agama

Senin, 21 Agustus 2023 | 07:39 WIB
  • author Dicky Rakasiwi/Isto Santos
Gereja di Batam Dirusaki, Polisi Sebut Bukan Masalah Intoleransi dan Konflik Agama
Mediasi kasus perusakan gereja di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (11/8/2023). (Foto: Dicky Sigit Rakasiwi).

Sebagai bagian dari kesepakatan, pembangunan gereja akan dihentikan sementara sampai izin resmi untuk pembangunan diterbitkan.

"Mereka setuju untuk tetap menghargai dan menghormati jalannya proses hukum yang sedang berjalan di Polda Kepri," kata Zahwani.

"Kedua belah pihak telah menyepakati untuk menghentikan sementara proses pembangunan tempat ibadah tersebut selama izin resmi untuk pembangunan belum diterbitkan," ujarnya.

Kesepakatan yang tercapai dalam mediasi ini menunjukkan semangat kedamaian dan toleransi dalam menangani permasalahan yang melibatkan berbagai pihak.

Polda Kepri berharap langkah-langkah konstruktif ini akan terus berlanjut untuk memperkuat kerukunan dan menciptakan lingkungan yang harmonis serta kondusif di Kota Batam.

"Diharapkan bahwa langkah-langkah konstruktif ini akan terus berlanjut untuk memperkuat kerukunan dan menciptakan lingkungan yang harmonis serta kondusif di Kota Batam," jelasnya.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut