Penjabat Walikota Kupang Luncurkan Program Lopo Pintar di Sekolah

Rudy Rihi Tugu
.
Kamis, 24 November 2022 | 07:36 WIB
Penjabat Kota Kupang, George Hadjoh ( kiri) melewati barisan para siswa saat peluncuran program Lopo Pintar. Foto : ist.

KUPANG,iNewsTTU.id- Pemerintah Kota Kupang kembali membuat terobosan baru dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan siswa/siswi.

Kali ini program kolaboratif antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang bersama SD dan SMP se-Kota Kupang, bekerja sama dengan sejumlah Perguruan Tinggi di Kota Kupang itu disebut Program Lopo Pintar. Launching ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh di Sekolah Dasar (SD) Inpres Penkase Oeleta Kecamatan Alak Kota Kupang, Senin (21/11/2022) lalu.

Launching ini sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan program Lopo Pintar yang akan di laksanakan di setiap kecamatan dan kelurahan se-Kota Kupang.

Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kota Kupang yang sudah berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kupang. Menurutnya tingkat kualitas pendidikan Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi menjadi barometer seluruh daerah yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Karena itu harus diberikan perhatian melalui langkah-langkah kolaborasi terutama bersama perguruan tinggi yang ada di NTT. Kolaborasi juga menurutnya bertujuan untuk menciptakan koneksitas antara pariwisata dan pendidikan, seperti mendorong anak-anak di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kota Kupang memiliki keterampilan bahasa Inggris sebagai bahasa pergaulan internasional, sehingga siap menghadapi tantangan di masa depan khususnya bidang pariwisata karena itu bukan cuma kemampuan bahasa asing yang baik, namun juga harus dilengkapi dengan service dan hospitality yang baik, sehingga mampu mandiri dan menciptakan lapangan kerja.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk mengembalikan semangat belajar serta untuk mendukung dan meningkatkan kompetensi peserta didik dalam menguasai berbagai disiplin ilmu, maka pelaksanaan Lopo Pintar yang baru dilaunching diharapkan untuk tidak hanya melibatkan perguruan tinggi dan basic ilmu tertentu saja, namun kalau bisa harus banyak disiplin ilmu yang diajarkan kepada anak didik.

“Kita tidak hanya membutuhkan mata pelajaran, namun juga manajemen pengelolaan, kita juga membutuhkan jurusan lainnya seperti fakultas hukum karena anak-anak kita perlu juga belajar rambu-rambu hukum supaya jangan ada penyimpangan-penyimpangan yang tidak sesuai dengan aturan hukum,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami memaparkan bahwa Program Lopo Pintar Pemerintah Kota Kupang merupakan ide Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh yang disambut baik oleh mitra Perguruan Tinggi, sehingga langsung mendelegasikan sejumlah mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pembekalan, guna melancarkan serta menyukseskan program lopo pintar.

Ditambahkannya, ide Lopo Pintar merupakan upaya untuk membawa kembali peserta didik menemukan kembali hak-hak untuk mendapat dukungan belajar, yang telah dikorbankan karena adanya pandemi covid -19.

" Pandemi covid-19 mengakibatkan proses pembelajaran yang berjalan kurang baik, karena ada kurang lebih 3000-an anak kelas 1 dan 2 SD yang tidak tahu membaca, namun berkat kerja keras dari bapak - ibu kepala sekolah dan guru, kurang lebih 40% sudah mulai jalan dan tersisa 60%. Dengan program Lopo Pintar diharapkan dukungan mahasiswa dari Perguruan Tinggi bisa membantu Pemerintah Kota Kupang untuk menuntaskan persoalan tersebut," Papar Kadis Pendidikan.

Dalam Program Lopo Pintar, akan dilaksanakan juga bimbingan khusus secara gratis oleh mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Kota Kupang kepada para pelajar, seusai menyelesaikan jam pendidikan formal di sekolah yang akan ditempatkan pada titik-titik lopo pintar yang tersebar pada masing-masing kelurahan yang ada di wilayah Kota Kupang.

Adapun 815 mahasiswa yang sudah siap mendukung program ini, dengan rincian yaitu mahasiswa FKIP Universitas Nusa Cendana (Undana) sebanyak 369 mahasiswa, FKIP Universitas Katholik Widya Mandira (Unwira )sebanyak 100 mahasiswa, Mahasiswa FKIP Universitas Kristen Artha Wacana (Unkris), FKIP Universitas Muhamadyah sebanyak 86 mahasiswa dan FKIP universitas Persatuan Guru (UPG) 45 sebanyak 150 mahasiswa yang telah mengikuti proses pembekalan pelaksanaan Program Lopo Pintar.

Editor : Sefnat Besie
Bagikan Artikel Ini