KEFAMENANU, iNewsTTU.id–Apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Patuh Turangga 2026 hari ini berlangsung di Mapolres TTU, Senin (26/10/2026).
Apel gelar pasukan Operasi Patuh Turangga 2026 di Mapolres TTU turut dihadiri Dandim TTU, Dantonif 877/BIM, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, perwakilan BPBD, Dinas Perhubungan, serta perwakilan komunitas ojek.
Dalam amanat Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol. Reza Arief Dewanto yang dibacakan oleh
Kapolres) Timor Tengah Utara AKBP Eliana Papote, dikatakan tujuan dilaksanakan adalah untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta keterpaduan lintas sektoral dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Turangga 2026 di wilayah hukum Polres TTU.
Dalam amanat Kapolda NTT, ditegaskan bahwa operasi tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.”
Kapolda NTT menekankan bahwa permasalahan lalu lintas saat ini berkembang semakin cepat dan dinamis, seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang membutuhkan sarana transportasi untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Selain itu, perkembangan transportasi yang memasuki era digital dan modernisasi menuntut Polri, khususnya satuan lalu lintas, untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan kinerja dalam mengantisipasi berbagai dampak yang ditimbulkan.
Berdasarkan amanat tersebut, pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Terdapat sejumlah tujuan yang ingin dicapai, yakni mewujudkan dan memelihara keamanan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas; meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat; menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas; membangun budaya tertib berlalu lintas; serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kapolda NTT juga mengingatkan bahwa kompleksitas persoalan lalu lintas tidak dapat ditangani oleh kepolisian semata. Diperlukan keterlibatan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk menemukan akar permasalahan sekaligus merumuskan solusi yang dapat diterapkan bersama.
Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian dalam Operasi Patuh Turangga 2026 adalah meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas.
Kepatuhan berlalu lintas dinilai sebagai bagian penting dari budaya masyarakat.
Namun, dalam praktiknya, kesadaran untuk mematuhi aturan masih kerap diabaikan, baik oleh pengendara kendaraan bermotor, pejalan kaki, maupun pengguna jalan lainnya.
Karena itu, melalui operasi ini, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Data yang dibeberkan IPTU Rokhy Hermanto Mang Blegur, Kasat lantas Polres TTU, Angka kecelakaan tahun 2026 sebanyak 96 kejadian atau naik 100 persen dibanding tahun 2025 lalu hanya 48 kejadian.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
