TIMOR TENGAH SELATAN, iNewsTTU.id – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS) AKBP Kristyan B. Martino mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Pesan tersebut disampaikan Kapolres TTS saat menghadiri ibadah bersama warga Jemaat GMIT Imanuel Kuatnana, Desa Tetaf, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten TTS, Minggu (30/8/2026).
Mengusung semangat “Memberkati untuk Diberkati”, Kapolres Martino mengingatkan masyarakat agar tidak mudah membagikan unggahan yang dapat memicu konflik, menyinggung perasaan orang lain, maupun merusak hubungan persaudaraan dan persahabatan.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi publik memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Namun, di sisi lain, derasnya informasi di dunia maya juga dapat memunculkan berbagai gejolak yang perlu diantisipasi.
“Jangan membiarkan satu unggahan atau postingan merusak tali persatuan dan persaudaraan, apalagi persahabatan yang telah terjalin selama ini,” ujar Kapolres.
Ia menekankan bahwa semangat “Memberkati untuk Diberkati” tidak hanya berlaku dalam kehidupan nyata, tetapi juga di dunia maya.
Sebagai pengguna media sosial, masyarakat diharapkan mampu menghadirkan konten-konten yang memberikan manfaat, menjadi berkat bagi orang lain, serta ikut membangun suasana yang damai dan positif.
“Sebagai orang yang bijak, kita harus selalu tampil dan hadir di semua lini untuk menjadi berkat bagi orang lain atau banyak orang, baik di dunia nyata maupun dunia sosial,” katanya.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk menerapkan prinsip “Think Before You Post” atau berpikir sebelum mengunggah sesuatu.
Menurutnya, setiap informasi yang hendak dibagikan perlu diperiksa dan dipertimbangkan dengan matang agar tidak menimbulkan persoalan baru.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
