Misteri Hilangnya Pelajar 16 Tahun di Sikka, Pakaian Ditemukan di Gudang TK

Frederikus K. Dokeng
Maria Anselmia Dua Ujan alias Nia (16), pelajar asal Dusun Rohot, Desa Hepang, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, yang dilaporkan hilang sejak Selasa (14/7/2026). (Fota Istimewa)

MAUMERE, iNewsTTU.id--Misteri hilangnya seorang remaja perempuan berusia 16 tahun di Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai memasuki babak baru setelah pakaian yang diduga dikenakannya saat meninggalkan rumah ditemukan di sebuah gudang Taman Kanak-Kanak (TK) Tolo Rajo II, Rabu (15/7/2026).

Remaja tersebut diketahui bernama Maria Anselmia Dua Ujan, yang akrab disapa Nia. Ia merupakan seorang pelajar yang berdomisili di Dusun Rohot, RT/RW 014/005, Desa Hepang, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka.

Hingga Kamis (16/7/2026), keberadaan Maria masih belum diketahui. Aparat Kepolisian bersama keluarga dan masyarakat setempat terus melakukan berbagai upaya pencarian guna memastikan keselamatan remaja tersebut.

Informasi mengenai hilangnya Maria pertama kali dilaporkan kepada Pos Pelayanan Polsek Lela pada Rabu sekitar pukul 16.00 WITA. Laporan itu disampaikan oleh dua warga Desa Hepang, yakni Yuliana Itu (60) dan Fransiskus Yolianus Aldit (16), setelah keluarga tidak lagi mengetahui keberadaan Maria selama lebih dari satu hari.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, Maria meninggalkan rumah pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 12.00 WITA. Saat itu ia berpamitan kepada mama angkatnya, Magdalena Edis (53), dengan alasan hendak pergi ke sekolah.

Menurut keluarga, keberangkatan Maria berkaitan dengan rencana mengambil rapor di SMAN Nita setelah sebelumnya menerima telepon dari salah seorang temannya. Saat meninggalkan rumah, Maria mengenakan kaus berwarna hitam dan celana training olahraga milik SMAN Nita.

Namun, hingga sore hari, Maria tak kunjung pulang ke rumah. Kondisi itu membuat keluarga mulai merasa khawatir.

Sekitar pukul 17.00 WITA, Magdalena Edis berulang kali mencoba menghubungi Maria melalui telepon seluler. Akan tetapi, upaya tersebut tidak berhasil karena nomor telepon Maria sudah tidak aktif dan tidak dapat dihubungi.

Kekhawatiran keluarga semakin bertambah ketika pada Rabu sekitar pukul 12.00 WITA, seorang warga bernama Emanuel Soares Dasilva datang ke rumah Magdalena Edis sambil membawa pakaian yang ditemukan di dalam gudang TK Tolo Rajo II.

Pakaian yang ditemukan berupa satu lembar kaus hitam dan celana training olahraga SMAN Nita. Keluarga menduga pakaian tersebut adalah pakaian yang dikenakan Maria saat meninggalkan rumah sehari sebelumnya.

Lokasi penemuan pakaian berada di Dusun Napung Liti, Desa Hepang, Kecamatan Lela. Jarak antara gudang sekolah tersebut dengan rumah Maria diperkirakan sekitar satu kilometer.

Meski belum dapat dipastikan apakah pakaian tersebut berkaitan langsung dengan hilangnya Maria, temuan itu menjadi salah satu petunjuk penting yang kini didalami oleh penyidik.

Menyikapi laporan tersebut, personel Polsek Lela yang dipimpin Kanit SPKT bersama anggota piket segera mendatangi lokasi penemuan pakaian untuk melakukan olah tempat kejadian awal dan mengumpulkan informasi dari warga sekitar.

Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui aktivitas Maria sebelum dinyatakan hilang. Selain itu, polisi menelusuri kemungkinan rute perjalanan yang dilalui korban serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terakhir berkomunikasi dengannya.

Proses penyelidikan tidak hanya difokuskan pada lokasi penemuan pakaian, tetapi juga diperluas ke sejumlah titik yang diduga pernah dilalui Maria. Polisi turut berkoordinasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pihak sekolah, serta keluarga guna memperoleh informasi tambahan yang dapat membantu proses pencarian.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi yang memastikan keberadaan Maria Anselmia Dua Ujan. Polisi juga belum menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana dan masih mengedepankan upaya pencarian serta pengumpulan fakta di lapangan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya karena dikhawatirkan dapat mengganggu proses penyelidikan maupun menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sebaliknya, masyarakat yang mengetahui keberadaan Maria atau memiliki informasi sekecil apa pun diminta segera melaporkannya kepada kantor kepolisian terdekat atau menghubungi Call Center 110 Polres Sikka.

"Kami berharap dukungan seluruh masyarakat. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam membantu menemukan yang bersangkutan dengan selamat," demikian imbauan kepolisian.

Keluarga Maria sendiri berharap putri mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka juga mengajak masyarakat untuk turut membantu pencarian dan memberikan informasi yang benar apabila mengetahui keberadaan Maria.

Hingga Kamis (16/7/2026), proses pencarian masih terus berlangsung. Aparat kepolisian bersama keluarga dan warga terus menelusuri sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan hilangnya remaja tersebut, sembari menunggu munculnya petunjuk baru yang dapat mengungkap keberadaan Maria Anselmia Dua Ujan alias Nia.

Editor : Sefnat Besie

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network