Pangdam juga mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Desa Kiuola dan menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten TTU akan terus mendapat perhatian, termasuk rencana pembangunan infrastruktur lainnya melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Kodim 1618/TTU guna mempercepat kesejahteraan masyarakat.
Hadirnya Jembatan Perintis Garuda Merah Putih diyakini akan memberikan dampak besar bagi masyarakat, mulai dari memperlancar transportasi, meningkatkan perekonomian, mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan, hingga mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danbrigif 21/Komodo, Kolonel Inf Agus Ariyanto, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yon Arhanud 2/ABW/2 Kostrad, Letkol Arh Endis Fahrul Rizal, Danyon TP 877/Biinmaffo, Letkol Inf Muhammad Sandi Helly Wijaya, jajaran Pemerintah Kabupaten TTU, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, serta ratusan masyarakat yang menjadi saksi lahirnya ikon baru kebanggaan Kabupaten Timor Tengah Utara.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
