Pangdam Udayana Resmikan Jembatan Perintis Garuda yang Ditunggu Warga Kiuola

*Sefnat Besie
Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, meresmikan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih pada Minggu (28/6/2026). (Foto: Istimewa).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Penantian panjang masyarakat Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), akhirnya terjawab. Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, meresmikan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih pada Minggu (28/6/2026).

Peresmian jembatan tersebut menjadi tonggak penting dalam membuka keterisolasian wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat, terutama untuk mengakses sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, serta berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.

Kedatangan Pangdam IX/Udayana disambut penuh sukacita oleh masyarakat Desa Kiuola. Didampingi Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Bambang Heryanto, dan Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Pangdam menerima prosesi adat berupa tutur adat dan penyematan kain tenun khas Timor sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan.

Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti acara tersebut, mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat yang selama ini bersama-sama mewujudkan pembangunan jembatan yang sangat dinantikan.

Rangkaian peresmian diawali dengan pengguntingan pita sebagai tanda resmi dibukanya Jembatan Perintis Garuda Merah Putih untuk digunakan masyarakat. Pangdam bersama rombongan kemudian meninjau langsung kondisi jembatan dan melakukan penandatanganan prasasti sebagai penanda sejarah berdirinya jembatan yang menjadi simbol kemajuan dan pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan TTU.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan yang merupakan bagian dari dukungan terhadap program pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses menuju desa di seberang sungai.

"Jembatan ini milik kita bersama. Gunakan dengan bijaksana, rawat dengan baik, sehingga dapat dinikmati oleh anak cucu kita di masa yang akan datang," pesan Pangdam.

Selain meresmikan jembatan, Pangdam bersama rombongan juga menyerahkan bingkisan kepada anak-anak sekolah sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan di wilayah perbatasan. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para pelajar dan masyarakat yang hadir.

Pangdam juga mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Desa Kiuola dan menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten TTU akan terus mendapat perhatian, termasuk rencana pembangunan infrastruktur lainnya melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Kodim 1618/TTU guna mempercepat kesejahteraan masyarakat.

Hadirnya Jembatan Perintis Garuda Merah Putih diyakini akan memberikan dampak besar bagi masyarakat, mulai dari memperlancar transportasi, meningkatkan perekonomian, mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan, hingga mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danbrigif 21/Komodo, Kolonel Inf Agus Ariyanto, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yon Arhanud 2/ABW/2 Kostrad, Letkol Arh Endis Fahrul Rizal, Danyon TP 877/Biinmaffo, Letkol Inf Muhammad Sandi Helly Wijaya, jajaran Pemerintah Kabupaten TTU, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, serta ratusan masyarakat yang menjadi saksi lahirnya ikon baru kebanggaan Kabupaten Timor Tengah Utara.

 

Editor : Sefnat Besie

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network