Menurutnya, saat itu dr. Icha hanya menjelaskan bahwa penanganan telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP), namun belum menjelaskan hasil pemeriksaan darah pasien.
"Kami hanya meminta penjelasan. Setelah mendapat penjelasan dari dokter lainnya, kami menyampaikan terima kasih di hadapan Direktris RS Leona, Dokter Nur dan Dokter Icha," ujarnya.
Norbertus juga mengaku sebelum meninggalkan rumah sakit, dirinya bersama Therensius telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak rumah sakit dan seluruh tenaga medis yang berada di IGD.
Meski kedua legislator telah memberikan klarifikasi dan membantah adanya intimidasi, pihak keluarga dr. Icha hingga kini masih membuka kemungkinan menempuh jalur hukum apabila ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
