KEFAMENANU, iNewsTTU.id - Program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TULUS Plus Sanitasi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) NTT hampir tuntas.
Sejumlah warga penerima manfaat mulai merasakan perubahan besar setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang kurang layak.
Pemerintah Kabupaten TTU melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) menargetkan seluruh pembangunan rumah bantuan tersebut segera selesai dan diserahterimakan kepada masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PRKPP TTU, Gregorius Nai mengatakan, pembangunan RTLH tahun anggaran 2025 secara umum sudah mendekati tahap akhir. Dari total 30 unit rumah yang dibangun menggunakan APBD Kabupaten TTU, sebagian besar sudah rampung dan telah ditempati warga.
“Untuk yang sementara masih dalam proses penyelesaian hanya tersisa beberapa unit saja. Empat unit di Desa Tasinifu saat ini sudah masuk tahap finishing,” ujar Gregorius.
Ia menjelaskan, selain di Desa Tasinifu, masih terdapat tiga unit rumah di Desa Naob dan satu unit di Kelurahan Tubuhue yang belum diserahterimakan. Namun khusus Naob dan Tubuhue, proses serah terima diperkirakan dilakukan dalam pekan ini.
Menurut Gregorius, tantangan terbesar terjadi pada pembangunan satu unit RTLH di Kampung Oelfab, Desa Tasinifu. Kondisi akses jalan yang rusak parah serta medan yang sulit membuat distribusi material bangunan mengalami hambatan.
Bahkan, Dinas PRKPP TTU harus turun langsung membantu pengangkutan material ke lokasi pembangunan karena kendaraan tidak dapat melintas dari Kampung Oelbinose menuju Kampung Oelfab saat hujan deras.
“Kalau hujan turun, akses jalan praktis terputus sehingga proses pembangunan ikut terhambat,” katanya.
Meski menghadapi kendala di lapangan, progres pembangunan terus berjalan. Empat unit rumah di Desa Tasinifu kini telah memasuki tahap pemasangan atap dan penyelesaian akhir.
Sementara itu, terdapat sembilan unit rumah lain di beberapa desa yang saat ini tinggal menunggu jadwal peresmian oleh Bupati TTU. Desa-desa tersebut yakni Desa Kiuola sebanyak dua unit, Desa Nian tiga unit, Desa Fatumtasa satu unit dan Desa Manamas tiga unit.
Gregorius menambahkan, pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan pembangunan RTLH di Desa Tasinifu dapat diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan.
Program RTLH TULUS Plus Sanitasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di TTU, terutama dalam memperoleh hunian yang sehat, aman dan layak huni.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
