KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Harga emas di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Meski harga logam mulia tersebut bergerak naik, minat masyarakat untuk membeli emas masih tetap terlihat, baik untuk perhiasan maupun investasi.
Salah seorang pembeli emas, Hilda, warga Kota Kefamenanu, mengaku tetap membeli emas meski harganya mengalami kenaikan cukup signifikan.
“Biasanya di harga 1,6 juta, tadi sudah naik ke 2 juta. Saya beli untuk dipakai sendiri,” ujar Hilda saat ditemui di salah satu toko emas di Kefamenanu.
Ia mengatakan, emas yang dibelinya berupa cincin.
Menurutnya, meski harga emas saat ini terbilang mahal, emas tetap memiliki nilai lebih.
“Walaupun mahal, selain untuk hiasan, mungkin juga untuk investasi,” katanya.
Sementara itu, pemilik Toko Golden Mulia di Kompleks Terminal Kefamenanu, Irma, menjelaskan bahwa kenaikan harga emas sudah terjadi sejak awal Januari 2026.
“Hari ini naik lagi. Kemarin sempat naik di awal Januari, lalu turun setelah Natal, sekarang naik lagi,” jelas Irma.
Ia menyebutkan, harga emas saat ini berada di kisaran Rp2.050.000 per gram, naik dari sebelumnya yang masih berada di angka Rp1.950.000 per gram.
“Sempat naik ke Rp2.000.000, turun sedikit, sekarang naik lagi,” ujarnya.
Terkait minat pembeli, Irma mengakui bahwa terjadi penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, transaksi tetap berjalan.
“Kalau dibandingkan tahun-tahun lalu memang agak kurang. Persentasenya menurun, tapi pembeli tetap ada,” katanya.
Menurut Irma, kondisi ekonomi masyarakat turut memengaruhi daya beli. Biasanya, kata dia, masyarakat akan memprioritaskan kebutuhan pokok terlebih dahulu sebelum membeli emas.
“Kalau kebutuhan utama sudah terpenuhi, baru ada yang datang beli emas,” pungkas Irma.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
