Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten TTU, Welem Meko, menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah menyelamatkan warga dari jerat kemiskinan dan masalah kesehatan.
“Program ini tidak hanya menyediakan hunian layak, tetapi juga sekaligus menjawab dua persoalan nasional, yakni penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan,” ujar Welem di ruang kerjanya, Senin, 5/1/2026.
Spesifikasi Hunian yang Memanusiakan Warga
Warga penerima manfaat akan menempati rumah dengan spesifikasi permanen yang jauh lebih baik dari hunian mereka sebelumnya. Setiap rumah dibangun dengan ukuran 6x6 meter, berdinding tembok, beratap seng, beralaskan lantai keramik, serta dilengkapi dengan dua kamar tidur.
Tidak hanya bangunan fisik, 24 unit di antaranya dilengkapi dengan fasilitas WC sehat (sanitasi) yang terintegrasi. Hal ini bertujuan agar warga kurang mampu dapat mengadopsi pola hidup bersih dan sehat, yang selama ini sulit dijangkau karena kendala biaya.
Target Rampung dalam Waktu Dekat
Saat ini, seluruh unit rumah tersebut tengah dalam tahap pengerjaan akhir. Pemerintah Kabupaten TTU menargetkan pembangunan rampung dalam waktu dekat agar warga penerima bantuan dapat segera menempati rumah baru mereka.
Kehadiran Program Tulus ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten TTU dalam menghadirkan keadilan sosial melalui hunian yang sehat, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
