Kupang, iNewsTTU.id – Enam nelayan yang perahunya mengalami mati mesin di perairan antara Tanjung Oesina, Kabupaten Kupang, dan Tanjung Usulain, Rote Ndao, berhasil diselamatkan oleh tim Search and Rescue (SAR) gabungan pada hari kejadian, Minggu, 30/11/1015.
Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat dan telah dievakuasi ke daratan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kupang, Mexianus Bekabel, mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
Kronologi Kejadian
Insiden ini bermula ketika sebuah perahu bodi batang yang ditumpangi enam nelayan (Person On Board/POB) mengalami kendala mesin saat dalam perjalanan kembali dari mencari ikan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh seorang warga bernama Martin ke KPP Kupang pada pukul 11.15 WITA.
Menindaklanjuti laporan darurat tersebut, tim rescue KPP Kupang dan ABK yang terdiri dari 10 personel, bersama unsur SAR gabungan, segera bergerak cepat.
"Pada pukul 11.40 WITA, tim diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan RIB 10 Kupang serta dilengkapi dengan peralatan SAR pendukung lainnya," jelas Mexianus Bekabel.
Proses Penyelamatan
Respons cepat tim SAR membuahkan hasil. Hanya sekitar satu jam setelah keberangkatan, tepatnya pada pukul 12.55 WITA, tim gabungan tiba di lokasi kejadian.
Keenam nelayan nahas tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi.
"Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Pelabuhan Navigasi Kupang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," tambah Mexianus.
Usai memastikan seluruh korban aman dan mendapatkan penanganan medis awal, operasi SAR dinyatakan resmi selesai. Debriefing (evaluasi) operasi dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kupang, Muhdar S.Sos.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
