Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Siapkan Strategi Hadapi Kemarau, Ini Langkah Perumda Tirta Cendana Atasi Ketersediaan Air
Advertisement . Scroll to see content

Panen Semangka Petani TTU Langsung Diserap untuk Dapur MBG, HKTI Dorong Harga Stabil

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:22 WIB
  • author *Sefnat Besie
Panen Semangka Petani TTU Langsung Diserap untuk Dapur MBG, HKTI Dorong Harga Stabil
Ketua HKTI Kabupaten Timor Tengah Utara NTT Kristo Haki panen simbolis semangka bersama kelompok tani Nekmese bineno di Desa Inbate. (Foto: iNewsTTU.id/Sefnat).

Air Jadi Kendala Utama

Di tengah semangat meningkatkan produksi pertanian, persoalan ketersediaan air masih menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi petani.

Kristo mengatakan, HKTI akan membawa persoalan tersebut ke tingkat pemerintah pusat melalui HKTI pusat. Selain itu, koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten TTU juga akan dilakukan untuk mencari solusi penyediaan air bagi lahan pertanian.

“Kita akan mendorong ini dan langsung bawa ke pemerintah pusat melalui HKTI pusat agar petani dibantu terkait persoalan atau kendala yang dihadapi di lapangan,” katanya.

“Kami juga akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui anggaran yang ada di kabupaten untuk membantu masyarakat menyediakan kebutuhan air bagi kepentingan pertanian,” lanjut Kristo.

Salah satu anggota Kelompok Tani Nekmese Bineno, Elisabet Bobo, juga menyampaikan persoalan serupa. Ia berharap pemerintah dapat membantu pembangunan sumur bor di lokasi lahan pertanian.

Menurut Elisabet, setelah tanaman semangka dipanen, petani ingin kembali mengolah lahan tersebut dengan tanaman hortikultura lainnya. Namun, keterbatasan air menjadi kendala utama.

Petani Harap Harga Terjamin

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Nekmese Bineno, Nikodemus Sfunit, berharap kerja sama dengan HKTI dapat memberikan kepastian harga bagi hasil pertanian mereka.

Ia menyebut informasi harga semangka yang diterima petani berada di kisaran Rp7.000 per kilogram.

“Kalau soal harga, kami berharap kepada Pak Ketua HKTI. Harga ini sesuai standar sehingga kami juga bisa memahami. Puji Tuhan, kemarin informasinya harga sekitar Rp7.000 per kilogram,” ujar Nikodemus.

Ia menambahkan, panen semangka dilakukan diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 kilogram.

Camat Apresiasi Semangat Petani

Camat Bikomi Nilulat Melkianus Kono mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap berusaha mengembangkan pertanian meski berada di tengah musim kemarau.

Menurutnya, setiap desa di wilayah Kecamatan Bikomi Nilulat memiliki sumber air, meski debitnya relatif kecil.

Ia berharap dinas teknis bersama penyuluh pertanian terus memberikan pendampingan kepada petani agar hasil produksi sesuai dengan kebutuhan pasar, termasuk kebutuhan dapur MBG.

“Semangat masyarakat ini harus terus didukung. Dinas teknis dan penyuluh pertanian diharapkan terus mendampingi petani agar hasil tanam sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.

Menurut Melkianus, pengembangan pertanian tidak hanya mendukung ketersediaan bahan pangan untuk program MBG, tetapi juga dapat meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat.

Panen perdana semangka tersebut turut dihadiri Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Barat, Danpos Haumeni Ana, serta Danki SSK II Yonarmed 15/Cailendra.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut