Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Persiapan Pasar Perbatasan PLBN Napan Dimatangkan, Launching Dijadwalkan 14 Agustus 2026
Advertisement . Scroll to see content

Pasar Modern Kefamenanu Dibangun, Pedagang Tak Lagi Jualan di Tempat Kumuh dan Berlumpur

Jum'at, 11 September 2026 | 10:20 WIB
  • author *Sefnat Besie
Pasar Modern Kefamenanu Dibangun, Pedagang Tak Lagi Jualan di Tempat Kumuh dan Berlumpur
Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo saat peletakan batu pertama pembangunan pasar modern Kefamenanu. (Foto: istimewa)

Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengatakan, pembangunan pasar modern bukan hanya mengenai perubahan fisik bangunan, tetapi juga harus menumbuhkan rasa memiliki dari masyarakat terhadap fasilitas yang dibangun pemerintah.

"Saatnya kita berikan yang terbaik untuk mereka. Ada rasa bangga dan rasa memiliki. Sehingga ketika ini jadi, barang ini adalah milik semua orang," kata Yosep.

Menurutnya, konsep pasar modern secara sederhana dapat dilihat dari kondisi fasilitas yang disediakan. Jika pasar tradisional identik dengan kondisi tanah atau lingkungan yang kurang tertata, maka pasar modern harus memberikan lingkungan perdagangan yang lebih baik dan nyaman.

"Kalau pasar tradisional kau masuk halihoso, kalau pasar modern kamu masuk sudah aspal," ujarnya.

Pengelolaan Pasar Akan Diubah

Selain pembangunan fisik, Pemkab TTU juga menyiapkan perubahan dalam sistem pengelolaan pasar setelah bangunan tersebut selesai.

Bupati Yosep mengatakan pemerintah daerah sedang mempersiapkan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), salah satunya yang akan secara khusus menangani pengelolaan pasar.

BUMD tersebut nantinya diarahkan menjadi Perusahaan Daerah (PD) Pasar yang bertugas mengelola pasar secara lebih profesional.

"Kita segera akan membentuk yang namanya BUMD yang kemudian membawahi PD Pasar, Perusahaan Daerah Pasar, yang khusus mengelolanya," jelasnya.

Ia mengatakan, pembentukan BUMD tersebut sedang dipersiapkan bersama DPRD TTU. Selain PD Pasar, pemerintah daerah juga tengah mendorong pembentukan dua BUMD baru yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan demikian, pasar modern nantinya tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi daerah dan masyarakat.

Kontraktor Kejar Waktu 135 Hari

Kepala Perwakilan PT Duta Abadi, Adrianus Bijai, mengatakan pihaknya akan mempersiapkan pekerjaan secara matang sekaligus mempercepat proses pembangunan mengingat waktu pelaksanaan proyek hanya 135 hari.

Menurut Adrianus, waktu tersebut masih memungkinkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun, pihaknya menghadapi tantangan berupa proses cutting atau pemotongan/persiapan lokasi yang berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.

"Kami akan percepat dengan sistem kerja siang dan malam. Sebenarnya waktu cukup, tapi persoalan cutting lokasi yang lambat," katanya.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut