Dandim TTU Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi, Media Dinilai Punya Peran Strategis Bentuk Opini Publik
KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Komandan Kodim (Dandim) 1618/Timor Tengah Utara (TTU) Letkol Arm Bambang Heryanto mengajak insan pers di Kabupaten TTU memperkuat kemitraan dan sinergi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Letkol Arm Bambang Heryanto saat menggelar coffee morning bersama wartawan di Aula Makodim 1618/TTU, Kefamenanu, Jumat (4/9/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut, Dandim menegaskan bahwa komunikasi dan sinergi antara TNI, khususnya Kodim 1618/TTU, dengan insan pers sangat penting di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Ia mengaku di tengah padatnya agenda dan kesibukannya, termasuk kegiatan di luar daerah, dirinya tetap menyempatkan waktu untuk bertatap muka langsung dengan para wartawan.
“Kadang-kadang ada kegiatan harus ke Jakarta, ke Bandung, kemudian belum ke Kupang. Di tengah kesibukan saya, saya sempatkan untuk bertatap muka dengan rekan-rekan sekalian. Intinya kita harus bisa bersinergi untuk kebaikan Kabupaten TTU,” ujar Bambang.
Menurutnya, media memiliki peran strategis karena mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat dalam waktu yang sangat cepat. Peristiwa yang terjadi di suatu daerah bahkan dapat diketahui masyarakat luas hanya dalam hitungan detik.
Karena itu, Dandim menilai hubungan baik antara aparat pemerintah, TNI dan insan pers perlu terus dibangun agar informasi yang diterima masyarakat benar, berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Di era modern seperti sekarang ini, peran wartawan atau media itu sangat penting. Media bisa membentuk opini masyarakat,” katanya.
Ia mengingatkan, kecepatan dalam menyampaikan informasi harus tetap diimbangi dengan proses verifikasi dan klarifikasi. Menurutnya, informasi yang belum dipastikan kebenarannya berpotensi menimbulkan opini yang keliru di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Bambang menyebut media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki fungsi sebagai penyeimbang dan sarana kontrol sosial, termasuk dalam mengoreksi kebijakan pemerintah.
Namun, ia meminta fungsi tersebut tetap dijalankan dengan mengedepankan prinsip jurnalistik dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.
“Kalau ada kejadian atau hal-hal yang menonjol di wilayah Kabupaten TTU, tolong klarifikasi kepada pihak yang berwenang. Kalau memang ada kaitannya dengan Kodim, ya klarifikasi dengan saya,” pintanya.
Dandim bahkan meminta wartawan tidak segan berkomunikasi secara langsung apabila membutuhkan penjelasan terkait suatu informasi yang berkaitan dengan Kodim 1618/TTU.
“Jangan setelah kita bertemu ini ada jarak dengan saya. Saya suka bergaul, saya suka komunikasi, saya orang yang terbuka. Silakan apabila ada hal-hal yang memang perlu diklarifikasi, sampaikan saja kepada saya,” ujarnya.
Melalui coffee morning tersebut, Dandim berharap hubungan kemitraan antara Kodim 1618/TTU dan insan pers semakin erat. Ia menilai komunikasi yang terbuka akan membantu mencegah kesalahpahaman sekaligus memastikan informasi yang diterima masyarakat TTU dapat dipertanggungjawabkan.
“Mari kita bersinergi untuk membentuk opini masyarakat yang baik,” pungkasnya.
Editor : Sefnat Besie