get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengurus DMI TTU Resmi Dilantik, Bupati Falent: Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban Umat

Dandim TTU Survei Rencana Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Kiuola

Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:39 WIB
header img
Dandim 16-18 TTU saat tinjau lokasi pembangunan jembatan gantung di Desa Kiuola. Foto istimewa

Timor Tengah Utara, iNewsTTU.id – Upaya memperkuat konektivitas wilayah pedesaan terus dilakukan jajaran Kodim 1618/TTU. Komandan Kodim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto,  melaksanakan survei lapangan untuk menentukan lokasi pembangunan jembatan gantung (perintis) di Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara, Rabu (25/3/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Selain mendukung aktivitas masyarakat, jembatan itu juga sangat diharapkan oleh ratusan pelajar.

Dalam peninjauan itu, Dandim didampingi Danramil 1618-01/Miotim, Pasi Ter, Kepala Desa, serta Babinsa setempat. Mereka melakukan pengecekan langsung kondisi medan, akses jalan, hingga titik penyeberangan yang selama ini digunakan warga.

Survei dilakukan secara menyeluruh, termasuk meninjau kondisi geografis di aliran Sungai Kiuola yang selama ini menjadi penghubung alami antara Desa Kiuola dan Desa Banfanu.

 Namun, keterbatasan sarana penyeberangan membuat aktivitas warga kerap terhambat, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat dan berisiko bagi keselamatan.

Dalam rencana tersebut, akan dibangun jembatan gantung sepanjang kurang lebih 80 meter yang membentang di atas Sungai Kiuola. 

Jembatan ini diharapkan mampu memperpendek jarak tempuh serta membuka akses antarwilayah yang selama ini sulit dilalui.

Dandim 1618/TTU Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto mengatakan, pembangunan jembatan gantung ini merupakan langkah strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat, khususnya dalam menciptakan akses yang aman bagi warga.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membantu mobilitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah, serta memperlancar aktivitas ekonomi warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut juga menjadi bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan.

Dengan akses transportasi yang lebih baik, diharapkan distribusi barang, pelayanan pendidikan, serta aktivitas sosial masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Selain itu, keberadaan jembatan gantung juga diharapkan mampu meningkatkan keselamatan warga yang selama ini menghadapi risiko saat menyeberangi sungai, terutama ketika debit air meningkat.

Melalui langkah ini, Kodim 1618/TTU menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan wilayah perbatasan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut