get app
inews
Aa Text
Read Next : Disambut Adat Lamaholot dan Tarian Hedung, Dua Imam Katolik Resmi Mengabdi di Flores Timur

Kepala SD Inpres Supersemar Larantuka Luruskan Polemik PPDB, Tegaskan Seleksi Sesuai Aturan

Kamis, 25 Juni 2026 | 14:46 WIB
header img
Kepala SD Inpres Supersemar Larantuka, Gregorius Kromen. (Foto: istimewa).

LARANTUKA, iNewsTTU.id – Kepala SD Inpres Supersemar Larantuka, Gregorius Kromen, meluruskan berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Penjelasan tersebut disampaikan menyusul munculnya berbagai komentar dan pertanyaan masyarakat mengenai mekanisme penerimaan siswa baru di salah satu sekolah favorit di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Gregorius mengatakan, tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak mereka di SD Inpres Supersemar setiap tahun menjadi tantangan tersendiri karena jumlah pendaftar selalu melebihi kapasitas yang tersedia.

"Sebagai sekolah yang banyak diminati masyarakat, jumlah pendaftar selalu melebihi kuota yang tersedia. Namun kami harus tetap menyesuaikan dengan daya tampung sekolah," ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Untuk tahun ajaran 2026/2027, sekolah hanya mendapat kuota sebanyak 56 peserta didik baru yang akan dibagi ke dalam dua rombongan belajar (rombel). Jumlah tersebut ditetapkan berdasarkan ketersediaan ruang kelas dan tenaga pendidik.

Menurut Gregorius, seluruh tahapan PPDB dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan dan petunjuk teknis yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PKO) Kabupaten Flores Timur.

"Kami hanya melaksanakan apa yang diperintahkan dalam SK dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Dinas PKO Flores Timur. Semua proses dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku," tegasnya.

Ia menjelaskan, komposisi penerimaan peserta didik baru mengacu pada ketentuan jalur domisili sebesar 80 persen, jalur afirmasi 15 persen, dan jalur mutasi orang tua sebanyak 5 persen.

Saat ini, panitia masih melakukan verifikasi ulang terhadap seluruh berkas pendaftaran yang masuk sejak 23 Juni 2026 untuk memastikan setiap calon peserta didik memenuhi persyaratan sesuai jalur pendaftaran yang dipilih.

"Hasil verifikasi nantinya akan menunjukkan apakah kuota pada masing-masing jalur sudah terpenuhi sesuai ketentuan," katanya.

Dari hasil pemetaan sementara, kuota jalur domisili yang menjadi prioritas utama ternyata belum terpenuhi. Karena itu, sekolah akan membuka kembali pendaftaran khusus bagi calon peserta didik yang berasal dari wilayah domisili yang telah ditentukan.

Adapun wilayah prioritas jalur domisili meliputi Kelurahan Sarotari, Sarotari Tengah, dan Sarotari Timur yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

"Kami masih membuka kesempatan untuk memenuhi kuota jalur domisili sebagaimana diamanatkan dalam aturan. Karena itu pendaftaran akan dibuka kembali khusus untuk wilayah yang masuk dalam cakupan domisili," jelas Gregorius.

Pendaftaran tambahan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026.

Gregorius menegaskan bahwa kuota 56 siswa yang telah ditetapkan tidak akan berubah. Pihak sekolah hanya memastikan seluruh peserta yang diterima benar-benar memenuhi persyaratan sesuai jalur yang berlaku.

"Kuota tetap 56 orang. Yang kami lakukan sekarang adalah verifikasi ulang agar semua berjalan sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

"Kami berharap masyarakat tetap tenang. Mari kita kawal bersama proses ini agar berjalan sesuai aturan, transparan, objektif, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik," pungkasnya.

Sementara itu, sejumlah orang tua calon peserta didik berharap proses verifikasi yang dilakukan sekolah dapat memberikan kepastian dan kejelasan terkait status pendaftaran anak-anak mereka serta seluruh tahapan PPDB diumumkan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut