get app
inews
Aa Text
Read Next : Sidang Korupsi Tata Niaga Garam Sabu Raijua, Sejumlah Saksi Bantah Terima Uang dari Terdakwa

Perahu Mati Mesin, Kakek 68 Tahun Terapung Berjam-jam Berhasil Diselamatkan Tim SAR

Minggu, 21 Juni 2026 | 07:45 WIB
header img
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi satu orang korban perahu mati mesin di tengah laut. (Foto: Istimewa).

KUPANG, iNewsTTU.id – Seorang nelayan lanjut usia, Hari Lena (68), berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan setelah perahu yang digunakannya mengalami mati mesin saat mencari ikan di Perairan Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (20/6/2026).

Korban sempat mengambang di tengah laut selama beberapa jam sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim penyelamat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menerima laporan dari keluarga korban, Eros, pada pukul 16.15 WITA. Dalam laporannya, perahu yang digunakan Hari Lena mengalami mati mesin sekitar pukul 14.00 WITA saat berada di perairan sekitar Pulau Semau.

Menerima informasi tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang langsung mengerahkan enam personel Tim Rescue menggunakan satu unit Rescue Boat (RBB) yang dilengkapi peralatan SAR pendukung menuju lokasi kejadian pada pukul 16.40 WITA.

Sebelum operasi dimulai, On Scene Coordinator (OSC) memberikan briefing kepada seluruh unsur SAR gabungan terkait rencana operasi dan prosedur pencarian. Setibanya di lokasi, tim segera melakukan pencarian terhadap korban.

Upaya pencarian membuahkan hasil. Pada pukul 17.45 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Hari Lena dalam kondisi selamat di koordinat 10°08'91.2" LS dan 123°30'29.1" BT.

Korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Navigasi Kupang dan tiba pada pukul 19.00 WITA. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat.

Hari Lena diketahui merupakan warga Kelurahan Fatufeto, Kota Kupang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.

"Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama yang baik antarunsur SAR. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat atas dedikasi dan respons cepat dalam pelaksanaan operasi SAR ini," ujar Mexianus.

Operasi SAR secara resmi ditutup pada pukul 19.05 WITA setelah dilakukan debriefing oleh OSC. Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Bakamla Kupang, KSOP Kupang, KKP Kupang, keluarga korban, serta unsur terkait lainnya.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut