get app
inews
Aa Text
Read Next : Blok Hunian Warga Binaan Rutan Kefamenanu Disidak, Wujudkan Lingkungan Bebas Halinar

Guru dan Siswa di Perbatasan RI-RDTL Mengaku Belum Nikmati MBG

Rabu, 20 Mei 2026 | 10:49 WIB
header img
Sejumlah siswa dan guru saat ungkapkan belum menikmati MBG. (Foto iNewsTTU.id/Sefnat).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tingkat Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, berlangsung khidmat di wilayah perbatasan RI-RDTL, Rabu (20/5/2026).

Meski diguyur hujan gerimis, seluruh peserta tetap mengikuti upacara dengan penuh semangat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa.

Upacara tersebut diikuti Camat Musi bersama jajaran pemerintah kecamatan, Kepala Puskesmas Oeolo dan staf, penyuluh peternakan dan pertanian, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), para kepala desa dan perangkat desa, anggota BPD, kepala sekolah tingkat SD, SMP hingga SMK se-Kecamatan Musi, serta ratusan siswa-siswi.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan dan pembangunan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Dalam kesempatan itu, Camat Musi Aloysius Neno, S.Sos menegaskan bahwa generasi muda di daerah perbatasan harus terus didorong agar mampu bersaing dan tidak tertinggal dalam berbagai bidang pembangunan.

“Semangat kebangkitan nasional harus terus hidup di wilayah perbatasan. Anak-anak kita harus mendapat perhatian yang sama agar mampu maju bersama daerah lain,” ujarnya.

Pada momentum tersebut, Aloysius juga menyampaikan aspirasi masyarakat perbatasan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini belum dirasakan oleh para pelajar di Kecamatan Musi.

“Kami di perbatasan, dari PAUD, SD, SMP hingga SMK belum merasakan program ini sama sekali, padahal siswa di kota sudah,” katanya.

Harapan serupa juga disampaikan Egi Bano, seorang siswa SMK yang mewakili pelajar di wilayah perbatasan. 

Ia berharap pemerintah segera menghadirkan program MBG bagi siswa di Kecamatan Musi agar mereka memperoleh hak yang sama seperti pelajar di daerah perkotaan.

Menurutnya, pemerataan program pendidikan dan kesehatan sangat penting untuk mendukung masa depan generasi muda di wilayah perbatasan.

Upacara Harkitnas di Kecamatan Musi pun menjadi simbol kuatnya semangat nasionalisme masyarakat perbatasan, sekaligus pengingat bahwa pemerataan pembangunan masih menjadi harapan besar bagi warga di wilayah terluar Indonesia.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut