get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemetaan Kemampuan Siswa, 4.928 Pelajar SMP dan MTs di TTU Ikuti Tes Kompetensi Akademik

Cegah Kerugian Negara, Kostrad Amankan Pupuk dan BBM Subsidi di Perbatasan RI-RDTL

Selasa, 28 April 2026 | 19:18 WIB
header img
BBM subsidi dan pupuk subsidi yang ditemukan Personel NI di garis batas. Foto: Istimewa

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad kembali menunjukkan ketegasannya dalam menjaga kedaulatan ekonomi di perbatasan.

Melalui patroli rutin, tim dari Pos Napan Bawah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bahan pokok penting (Bapokting) di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Senin (27/04/2026).

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 16 jerigen Bahan Bakar Minyak (BBM) dan 2 karung Pupuk Urea bersubsidi.

Seluruh barang bukti tersebut diduga kuat akan diselundupkan secara ilegal menuju negara tetangga, Timor Leste.

Penemuan di Tempat Tersembunyi

Keberhasilan ini bermula saat anggota Satgas Pamtas menyisir jalur-jalur lintas batas yang kerap menjadi "jalur tikus" para penyelundup. Saat patroli berlangsung, petugas mencurigai tumpukan barang yang disimpan secara tersembunyi di semak-semak.

"BB (Barang Bukti) tersebut ditemukan tanpa ada orang di sekitarnya saat kami melakukan patroli rutin. Saat ini semua sudah kami amankan di Mako untuk proses lebih lanjut," ujar Letda Arh Sulthan, Selasa (28/4/2026).

Komitmen Tindakan Preventif

Danpos Napan Bawah, Letda Arh Sulthan, menegaskan bahwa patroli intensif merupakan komitmen satuannya dalam melakukan tindakan preventif guna mencegah kerugian negara akibat aktivitas ilegal.

"Patroli rutin ini bertujuan mencegah segala bentuk kegiatan ilegal. Kemarin kami berhasil mengamankan BBM dan pupuk bersubsidi, di mana tindakan penyelundupan seperti ini sangat merugikan bangsa dan negara kita," tegas Letda Arh Sulthan.

Hingga saat ini, personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad terus memperketat pengawasan di titik-titik rawan sepanjang garis perbatasan.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak terlibat dalam aksi penyelundupan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat setempat demi menjaga stabilitas ekonomi di wilayah perbatasan RI-RDTL.

 

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut