Kejar PAD Rp40 Miliar, Bupati TTU Minta Dokter Maksimalkan Pelayanan di RSUD
Dia menyampaikan, secara umum pelayanan kesehatan di RSUD Kefamenanu sudah berjalan baik. Namun, diperlukan kesamaan persepsi untuk mendorong peningkatan PAD, yang juga ditunjang oleh ketersediaan tenaga medis, baik dokter umum, dokter gigi, maupun dokter spesialis.
Bupati juga menekankan agar penanganan pasien sebisa mungkin dilakukan di RSUD Kefamenanu tanpa harus dirujuk, kecuali dalam kondisi darurat atau keterbatasan alat medis.
Menurutnya, target PAD RSUD Kefamenanu pada tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp40 miliar. Angka tersebut meningkat dari capaian tahun 2024 sebesar Rp27 miliar dan tahun 2025 yang mencapai Rp33 miliar.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Kefamenanu dr. Adrianus Antonius Berkanis Abi menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung target tersebut.
Dia juga mengungkapkan sejumlah kebutuhan fasilitas penunjang yang sebelumnya menjadi keluhan para dokter, seperti mesin anestesi di ruang operasi, perbaikan lampu ruang bedah, serta pengadaan bedside monitor untuk ruang ICU/ICCU, IGD, dan kamar operasi.
“Seluruh peralatan yang dibutuhkan sudah dalam proses pengadaan oleh PPK. Sebagian merupakan hibah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan juga dari Kementerian Kesehatan. Saat ini masih dalam proses dan dalam waktu dekat akan segera tiba di RSUD Kefamenanu,” ujar dr. Adrianus.
Dengan dukungan fasilitas yang memadai, pihak RSUD optimistis pelayanan kesehatan akan semakin optimal sekaligus mampu mendongkrak capaian PAD sesuai target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Editor : Sefnat Besie