get app
inews
Aa Text
Read Next : Ini Alasan PDAM TTU Belum Setor PAD, Bupati Falent Siapkan Solusi Jitu

Kejar PAD Rp40 Miliar, Bupati TTU Minta Dokter Maksimalkan Pelayanan di RSUD

Selasa, 21 April 2026 | 19:08 WIB
header img
Para dokter RSUD saat dengar arahan dari bupati Timor Tengah Utara. (Foto iNewsTTU.id/Sefnat).

Kefamenanu, iNewsTTU.id – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Dellasale Kebo, mengumpulkan seluruh dokter yang bertugas di RSUD Kefamenanu, terdiri dari 13 dokter spesialis, 7 dokter umum, serta dokter gigi, pada Senin (20/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati TTU ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor layanan kesehatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plh Sekda TTU Trinimus Olin, S.Kom., M.T, Asisten I Setda TTU Kristoforus Ukat, Plt Direktur RSUD Kefamenanu dr. Adrianus Antonius Berkanis Abi, serta Plh Kepala Dinas Kesehatan bersama jajaran PNS lingkup Dinkes TTU.

Dalam arahannya, Bupati Falentinus menegaskan bahwa layanan kesehatan tidak hanya memiliki fungsi sosial, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi terhadap PAD tanpa mengurangi mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Dokter adalah ujung tombak pelayanan. Jika manajemen pelayanan, penegakan tarif perda, dan klaim BPJS berjalan tertib, maka PAD dari retribusi kesehatan bisa meningkat signifikan. Hasilnya akan kembali untuk insentif tenaga kesehatan, pengadaan alat, dan peningkatan kualitas layanan,” jelasnya.

Dia menyampaikan, secara umum pelayanan kesehatan di RSUD Kefamenanu sudah berjalan baik. Namun, diperlukan kesamaan persepsi untuk mendorong peningkatan PAD, yang juga ditunjang oleh ketersediaan tenaga medis, baik dokter umum, dokter gigi, maupun dokter spesialis.

Bupati juga menekankan agar penanganan pasien sebisa mungkin dilakukan di RSUD Kefamenanu tanpa harus dirujuk, kecuali dalam kondisi darurat atau keterbatasan alat medis.

Menurutnya, target PAD RSUD Kefamenanu pada tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp40 miliar. Angka tersebut meningkat dari capaian tahun 2024 sebesar Rp27 miliar dan tahun 2025 yang mencapai Rp33 miliar.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Kefamenanu dr. Adrianus Antonius Berkanis Abi menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung target tersebut.

Dia juga mengungkapkan sejumlah kebutuhan fasilitas penunjang yang sebelumnya menjadi keluhan para dokter, seperti mesin anestesi di ruang operasi, perbaikan lampu ruang bedah, serta pengadaan bedside monitor untuk ruang ICU/ICCU, IGD, dan kamar operasi.

“Seluruh peralatan yang dibutuhkan sudah dalam proses pengadaan oleh PPK. Sebagian merupakan hibah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan juga dari Kementerian Kesehatan. Saat ini masih dalam proses dan dalam waktu dekat akan segera tiba di RSUD Kefamenanu,” ujar dr. Adrianus.

Dengan dukungan fasilitas yang memadai, pihak RSUD optimistis pelayanan kesehatan akan semakin optimal sekaligus mampu mendongkrak capaian PAD sesuai target yang ditetapkan pemerintah daerah.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut