Satu Tahun SPPG Kefamenanu Selatan, Dari Cemoohan Menuju Harapan Generasi Emas
"Satu tahun ini membuktikan bahwa perubahan tidak lahir dari wacana, tetapi dari kerja nyata. Berani memulai, bertahan di tengah tantangan, dan melayani dengan hati," tegas Maria.
Dampak Ekonomi: Petani dan Peternak Lokal Berdaya
Program ini juga menciptakan efek domino ekonomi di Kefamenanu. Maria memberikan apresiasi tinggi kepada para pengusaha lokal, petani, peternak, hingga pedagang sayur yang kini menjadi suplier tetap dapur SPPG.
"Para Ibu kepala keluarga kelompok kuliner, tetaplah konsisten menjaga higienisitas. Kepada kelompok tani perempuan, kalian sudah membuktikan bahwa kini pasar sudah dekat dengan kalian. Jangan kendor semangatmu," pesannya menyemangati para mitra.
Penghormatan bagi Para Penjasa
Di akhir refleksinya, Direktur YABIKU NTT ini menyampaikan rasa hormat setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo sebagai pencetus program, serta seluruh relawan yang menjadi fondasi tak terlihat.
"Hormat saya untuk dedikasi, loyalitas, dan ketulusan kalian. SPPG Kota Kefamenanu Selatan – YABIKU akan tetap Kompak, Bergerak, dan Berdampak," pungkasnya.
Dengan slogan "BERANI, BENAR, BERHASIL", SPPG Kefamenanu Selatan kini menatap tahun kedua dengan optimisme untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat NTT.
Kesaksian Relawan: "Dulu Dihina, Sekarang Jadi Penopang Keluarga"
Menambah suasana haru dalam refleksi tersebut, Mama Petronela, salah satu relawan yang telah bergabung sejak hari pertama, berbagi kisahnya dengan mata berkaca-kaca kepada awak media iNews TTU.
"Waktu pertama saya pamit ke tetangga mau kerja di dapur MBG, mereka tertawa. Mereka bilang, 'Buat apa capek-capek urus kuali besar, paling nanti tidak dibayar.' Bahkan ada saudara yang bilang saya cuma jadi tukang masak yang tidak ada masa depannya," kenang Mama Petronela sambil menyeka air mata.
Namun, keraguan itu ia tepis dengan ketulusan melayani anak-anak sekolah. Kini, cibiran tersebut berubah menjadi rasa hormat.
"Sekarang, setiap dua minggu saya bisa pulang bawa upah dengan bangga. Saya bisa bantu suami beli keperluan sekolah anak dan kebutuhan dapur kami sendiri. Ternyata dari dapur kecil ini, impian besar Presiden Prabowo untuk anak-anak kita sedang dimasak. Kami bukan cuma masak makanan, kami sedang menyiapkan masa depan generasi emas," pungkasnya dengan suara bergetar namun penuh rasa bangga.
Editor : Sefnat Besie