get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Gadis 18 Tahun Diculik dan Dirudapaksa di Hutan Kefamenanu

Perluas Ekspansi Pemasaran, Gubernur NTT Lounching Wadah Khusus Bagi Industri Kecil Menengah di TTU

Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:30 WIB
header img
Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena saat lounching wadah khusus bagi pengusaha indutri kecil menengah di TTU. Foto iNewsTTU.id/Sefnat

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan melalui peluncuran jaringan ritel lokal, NTT Mart. Kali ini, Gubernur NTT Melkiades Laka Lena meresmikan NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang berlokasi strategis di samping Rumah Jabatan Bupati TTU, Jumat (23/1/2026).

Gerai ini menjadi titik ke-14 dalam jaringan NTT Mart sejak program ini diinisiasi pada 2025. Skema pemasaran ini dirancang unik, di mana pemerintah daerah membeli langsung produk UMKM lokal untuk dipasarkan kembali secara profesional ke level daerah, nasional, hingga mancanegara.

 

Produk Berkelas Dunia dari Kota Kefamenanu

 

Gubernur Melki Laka Lena dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas produk UMKM asal TTU. Menurutnya, berdasarkan data Badan POM, produk makanan, minuman, hingga kosmetik tradisional dari TTU memiliki standar keamanan dan mutu yang sangat baik.

 

 

"TTU memiliki potensi besar di bidang kriya, kuliner, dan fashion. Modifikasi produknya berkelas. NTT Mart ini harus menjadi wadah yang menghadirkan produk-produk UMKM berkualitas tinggi ke tengah masyarakat," ujar Gubernur Melki.

Ia menambahkan bahwa pariwisata adalah penggerak utama ekonomi NTT yang harus disokong oleh kemandirian pangan dan produk lokal.

 "Wisata bisa mendongkrak semuanya. NTT Mart ini menjadi bagian dari strategi besar agar tidak terjadi capital flight, sehingga perputaran uang tetap berada di tangan pengusaha lokal kita," tegasnya.

 

Menampung 1.200 Produk, Siap Tembus Pasar Eropa

 

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menyambut antusias kehadiran NTT Mart. Ia mengungkapkan bahwa selama ini banyak wisatawan yang bertanya lokasi pembelian oleh-oleh khas TTU yang lengkap. Kini, keraguan itu terjawab dengan hadirnya pusat satu pintu yang menampung lebih dari 1.200 item produk dari 40 pelaku IKM.

"Ini ide brilian dari Bapak Gubernur. Selama ini kita punya hampir seribu lebih item produk tapi tidak terdata dengan baik. Sekarang semua ada di satu tempat dengan harga standar. Ini legitimasi bagi pelaku UMKM kita bahwa mereka tidak lagi susah mencari pasar," kata Bupati Falent.

Bupati Falent juga melaporkan prestasi gemilang UMKM TTU yang sudah mulai mendunia. Setelah sukses pameran di Jepang pada 2025, tahun ini produk UMKM TTU diundang langsung untuk pameran di Belanda dan Hungaria.

"Kami akan memilah produk mana yang sesuai dengan kebutuhan pasar Eropa untuk dibawa ke pameran di Belanda dan Hungaria mendatang. Kami siap melengkapi infrastruktur pendukung agar NTT Mart ini terkoneksi secara digital," tambahnya.

 

Ekspansi Masif Jaringan Pemasaran

 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Dr. Drs. Zet Sony Libing, dalam laporannya menyebutkan ekspansi NTT Mart akan terus berlanjut. Setelah TTU, peluncuran serupa akan segera dilaksanakan di Kabupaten Malaka guna melengkapi jaringan pemasaran yang masif di daratan Timor.

Acara peresmian ini diakhiri dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) produk UMKM antara Dekranasda TTU dan para pengampu kepentingan.

Kehadiran NTT Mart diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi baru yang memberikan kepastian penghasilan bagi para ibu-ibu pengrajin dan pelaku UMKM di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut