Breaking News: Tragedi KM Putri Sakinah, Satu Jenazah Diduga Pelatih Valencia Ditemukan
LABUAN BAJO, iNewsTTU.id – Operasi pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Taman Nasional Komodo kembali menunjukkan perkembangan signifikan. Pada hari pencarian ke-10, Minggu (4/1/2026), Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah yang diduga kuat merupakan warga negara asing (WNA) asal Spanyol, Martin Carreras Fernando.
Fernando merupakan pelatih klub sepak bola wanita Valencia CF Femenino B yang sebelumnya dinyatakan hilang bersama anak-anaknya dalam tragedi kapal karam tersebut.
Lokasi Penemuan dan Evakuasi
Jenazah ditemukan mengambang di perairan antara Pulau Serau dan Pulau Rinca sekitar pukul 08.47 WITA. Berdasarkan data Tim SAR Gabungan, lokasi penemuan berada sekitar 1,13 nautical mile dari titik kejadian kapal tenggelam (LKK).
Penemuan ini dilakukan oleh Tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolairud Polda NTT saat menyisir wilayah perairan selatan Labuan Bajo. Setelah ditemukan, jenazah segera dievakuasi menuju Kapal Negara (KN) SAR Puntadewa, sebelum dibawa ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
"Proses identifikasi medis dan forensik oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat di RSUD Komodo sedang berlangsung," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC).
Identifikasi Awal oleh Keluarga
Meskipun pihak Basarnas belum memberikan pernyataan resmi terkait identitas pasti jenazah, keluarga korban yang menunggu di RSUD Komodo memberikan petunjuk awal. Istri Fernando dilaporkan mengenali celana yang dikenakan jenazah saat diperlihatkan di kamar jenazah RSUD Komodo. Proses identifikasi forensik masih terus berjalan untuk memastikan kepastian secara medis.
Fokus Pencarian Hari ke-10
Fathur Rahman menjelaskan, pencarian hari ke-10 difokuskan pada penyisiran pulau-pulau terdekat, penurunan sonar, serta operasi penyelaman intensif.
"Tim SAR Gabungan hari ini melaksanakan pencarian terhadap tiga WNA Spanyol yang memasuki hari ke-10 dengan melakukan penyisiran di pulau-pulau sekitar, penurunan sonar, serta penyelaman," jelasnya.
Duka Internasional
Tragedi KM Putri Sakinah terjadi pada 26 Desember 2025 di perairan Pulau Padar. Insiden ini menarik perhatian internasional, terutama dari Spanyol. Pemerintah Spanyol melalui Duta Besar untuk Indonesia secara resmi telah menyampaikan harapan agar pencarian terhadap warganya terus diupayakan. Hilangnya Fernando, sosok yang dikenal di komunitas sepak bola elite LaLiga Spanyol, menjadikan tragedi ini duka yang mengguncang dunia olahraga.
Sebelumnya, Basarnas telah memperpanjang operasi pencarian selama tiga hari tambahan, terhitung 2 hingga 4 Januari 2026, mengingat masih adanya peluang penemuan korban.
Total 160 personel lintas instansi dikerahkan dengan berbagai alat canggih, termasuk underwater drone dan sistem sonar, meskipun tantangan cuaca dan arus kuat masih menjadi hambatan utama.
Basarnas dijadwalkan akan memberikan keterangan resmi dalam waktu dekat setelah seluruh proses identifikasi forensik terhadap jenazah yang ditemukan selesai.
Editor : Sefnat Besie