Jalan Rusak di KM 70 Takari Segera Diperbaiki, Kontrak Rp5,5 Miliar Telah Diteken

KUPANG,iNewsTTU.id-- Masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan rusak di KM 70 Takari, Kabupaten Kupang, akhirnya bisa bernapas lega. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama PT Hutama Mitra Nusantara telah menandatangani kontrak kerja untuk memperbaiki jalan tersebut dengan nilai proyek sebesar Rp5,5 miliar.Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur PT HMN, Hj. Abdul Rahman, setelah pihaknya menandatangani kontrak kerja dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT.
Dalam keterangannya, Hj. Abdul Rahman menyatakan bahwa proyek perbaikan ini akan dikerjakan setelah perayaan Idulfitri, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. "Yang jelas, proyek ini akan segera dikerjakan karena kontraknya sudah ditandatangani. Sesuai rencana, pekerjaan akan dimulai setelah hari raya Lebaran nanti," ujarnya, Senin (24/03/2025).
Adapun nilai kontrak proyek ini mencapai Rp5,5 miliar, yang akan digunakan untuk memperbaiki kondisi jalan di KM 70 Takari agar kembali layak digunakan. "Sesuai kontrak, pekerjaan ini memiliki nilai Rp5,5 miliar. Setelah Lebaran, PT Hutama Mitra Nusantara akan langsung mengerjakannya," tambah Abdul Rahman.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 01.1 Pelaksana Jalan Nasional NTT, Paul Hugo, membenarkan bahwa proyek ini telah resmi dikontrakkan kepada PT Hutama Mitra Nusantara. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal jalannya perbaikan agar proyek dapat berjalan sesuai rencana.
"Kerusakan di jalan KM 70 Takari, Kabupaten Kupang, akan segera diperbaiki oleh PT Hutama Mitra Nusantara karena sudah dilakukan penandatanganan kontrak dengan nilai proyek Rp5,5 miliar," jelas Paul Hugo.
Perbaikan jalan ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi di wilayah tersebut serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan. Jalan KM 70 Takari merupakan jalur strategis yang menghubungkan berbagai daerah di NTT, sehingga keberadaannya sangat vital bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian setempat.
Dengan kepastian dimulainya perbaikan ini, masyarakat diharapkan bersabar menunggu proses pengerjaan dan tetap berhati-hati dalam berkendara selama proyek berlangsung.
Editor : Sefnat Besie