get app
inews
Aa Read Next : HUT Bhayangkara ke 78, Polda NTT dan Jajaran Aktif Dukung Perekonomian Masyarakat

Unik dan Penuh Haru saat Seorang WBP Menikah di Dalam Lapas Kelas II A Kupang

Jum'at, 07 Juni 2024 | 07:31 WIB
header img
Kalapas Kelas II A Kupang, Badaruddin ( Kanan) saat memberikan ucapan selamat kepada pasangan MN dan EL. Foto : Ist

KUPANG, iNewsTTU.id-Peristiwa haru dan bersejarah terjadi Lembaga Pemasyarakatan Kupang, dimana untuk pertama kalinya, seorang narapidana melaksanakan pernikahan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Warga binaan berinisial MN itu menikahi kekasihnya berinisial EL saat menjalani masa hukuman di Lapas Kupang pada Kamis (6/6/2024) kemarin.

Melalui rilis kepada iNews.id, Jumat ( 7/6/2024) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) NTT, Marciana Dominika Djone, mengungkapkan acara pernikahan narapidana itu pertama kali terjadi di Lapas Kupang. Menurutnya, keluarga kedua mempelai juga turut hadir menyaksikan prosesi pernikahan MN dan EL.

"Pemberkatan nikah ini dipimpin oleh Romo Ande Sikka dan menjadi momen yang sangat istimewa bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menikah, MN mendapatkan izin melangsungkan pernikahan setelah memenuhi syarat substantif dan administratif, hal ini juga menjadi dasar kami memberikan izin selama hal tersebut tidak mengganggu keamanan dan ketertiban lapas," Ujar Marciana.

Kepala Lapas Kelas IIA Kupang Badaruddin mengungkapkan prosesi pernikahan itu merupakan bentuk penghormatan terhadap hak-hak dasar warga binaan. Ia berharap kedua mempelai mendapat dukungan moral dari keluarga meski salah satunya sedang menjalani masa hukuman di dalam Lapas Kupang.

"Saya berharap momen ini bisa memberikan kebahagiaan dan semangat baru bagi WBP. Dukungan dari keluarga sangat penting dalam proses pemulihan dan reintegrasi sosial mereka," Tambah Badaruddin.

Sementara itu, MN mengaku bahagia bisa menikahi kekasihnya, EL, meski di dalam Lapas Kupang. Saat prosesi sakral itu digelar, MN dan EL tampak serasi mengenakan pakaian adat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

"Saya sangat bersyukur dan bahagia bisa melangsungkan pernikahan di sini. Ini adalah momen yang sangat spesial bagi saya dan pasangan," kata pria berusia 35 tahun itu.

Adapun NM sendiri akan bebas bersyarat pada 24 November mendatang.







 

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut