Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bandara di TTU Akan Dihidupkan Lagi Maret 2026 Setelah 50 Tahun Mati Suri
Advertisement . Scroll to see content

TNI Geram dengan Ulah OPM yang Kembali Membunuh Warga Sipil

Sabtu, 01 Juni 2024 | 19:55 WIB
  • author iNews.id, Sefnat Besie
TNI Geram dengan Ulah OPM yang Kembali Membunuh Warga Sipil
Pasukan khusus TNI Polri berhasil mengamankan wilayah Hameyo Intan Jaya setelah mendapat serangan dan teror OPM selamat tiga hari. Foto Pen Kogabwilhan III

JAYAPURA, iNewsTTU.id- Tentara Nasional Indonesia (TNI) geram dengan tindakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang kembali membunuh warga sipil. Kali ini, kelompok yang dikenal sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tersebut menembak mati seorang tukang ojek di Kampung Usir, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan, menegaskan bahwa TNI akan mengambil tindakan tegas terhadap OPM demi menjaga dan melayani masyarakat.

"OPM selalu menginginkan pertumpahan darah dan ingin masyarakat menderita. Mereka penjahat-penjahat kemanusiaan," ujar Letkol Inf Candra Kurniawan dalam keterangannya, Sabtu (1/6/2024).

Aksi kejam OPM terjadi pada Kamis malam (30/5/2024), saat korban keluar rumah menggunakan motor. Sesampainya di depan rumah kerabatnya, korban tiba-tiba ditembak oleh OPM tepat di bagian kepala hingga tewas tersungkur.
"Sesungguhnya OPM adalah gerombolan penjahat yang menginginkan Papua terpuruk," ucap Letkol Inf Candra Kurniawan.

TNI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan stabilitas di Papua serta melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata seperti OPM. Kejadian tragis ini semakin memperkuat tekad TNI untuk bertindak tegas dalam menghadapi tindakan keji yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tersebut.

 

 

 

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut