get app
inews
Aa Read Next : 905 ASN P3K di Timor Tengah Selatan Terima SK, Mengabdi Hingga Usia 60 Tahun

Kisah Panjang 19 Tahun Perjuangan Hingga Pengakuan SMP Negeri Kaeneno TTS oleh Pemda

Selasa, 28 Mei 2024 | 06:53 WIB
header img
Penyerahan SK pendirian juga diikuti dengan pengangkatan kepala sekolah baru, Debora A.E. Koy, yang sebelumnya adalah guru penggerak dari SMP Negeri Batutuputih. Foto: Istimewa

SOE, iNewsTTU.id – Penjabat (Pj) Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Seperius Edison Sipa, resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pendirian dan Nomor Induk Sekolah (NIS) untuk SMP Negeri Kaeneno. Setelah 19 tahun berdiri sejak tahun 2005, sekolah ini akhirnya memperoleh pengakuan resmi dari pemerintah.

Acara yang berlangsung di Desa Kaeneno, Kecamatan Fautmolo, ini juga disertai dengan serah terima jabatan kepala sekolah baru dari kepala sekolah induk. Meskipun kegiatan belajar mengajar (KBM) masih berlangsung di gedung darurat, momen ini tetap disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat.

Perjuangan Panjang Masyarakat

Dalam sambutannya, Pj Bupati Seperius Edison Sipa menjelaskan bahwa SMP Negeri Kaeneno adalah hasil pemekaran dari SMP Negeri Fautmolo yang berada di wilayah kota kecamatan. Sejak didirikan pada tahun 2005, masyarakat Desa Kaeneno berjuang keras untuk mendapatkan pengakuan resmi bagi sekolah mereka.

Desa Kaeneno yang terisolir dari akses jalan dan fasilitas pendidikan membuat anak-anak harus menempuh jarak 14 kilometer ke sekolah terdekat di kota kecamatan. Hal ini mendorong masyarakat untuk mendirikan SMP Negeri Kaeneno sebagai solusi agar anak-anak mereka dapat belajar lebih dekat dengan rumah.

Pengakuan Resmi dan Tantangan Infrastruktur

Setelah perjuangan panjang, SMP Negeri Kaeneno akhirnya mendapatkan SK pendirian dan NIS dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS. Meski demikian, sekolah ini masih menghadapi tantangan besar karena belum memiliki gedung permanen.

Pj Bupati Sipa berjanji akan melengkapi dokumen terkait status tanah sekolah agar bisa diinput ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hal ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan gedung sekolah baru dengan fasilitas lengkap, termasuk mebeler di dalam ruang kelas, pada tahun anggaran 2024/2025.

Kepala Sekolah Baru

Dalam kesempatan tersebut, SK pendirian juga diikuti dengan pengangkatan kepala sekolah baru, Debora A.E. Koy, yang sebelumnya adalah guru penggerak dari SMP Negeri Batutuputih. Sebelumnya, SMP Negeri Kaeneno berada di bawah pengawasan kepala SMP Negeri Fautmolo sebagai sekolah induk.

Acara serah terima jabatan dilakukan langsung oleh Otwang Abanat, Kepala SMP Negeri Fautmolo, kepada Debora E. Koy, menandai dimulainya era baru bagi SMP Negeri Kaeneno.

Kemeriahan dan Antusiasme Warga

Pantauan wartawan di lokasi menunjukkan kegembiraan luar biasa dari warga setempat dan siswa-siswi atas berdirinya SMP Negeri Kaeneno. Penjabat Bupati Sipa dan rombongan disambut dengan berbagai atraksi, seperti natoni, tarian budaya adat perang, dan tarian pengayom. Anak-anak perempuan dan laki-laki SMP Negeri Kaeneno berbaris untuk menerima tamu kehormatan.

Acara penyerahan SK pendirian dan NIS sekolah dimulai dengan ibadah syukuran bersama di gedung Gereja GMIT Ebenheser Kaeneno, menambah sakralnya momen bersejarah bagi masyarakat Desa Kaeneno.

 

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut