Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Erupsi Gunung Ili Lewotolok Semburkan Lava Pijar Sejauh 600 Meter, Warga Mulai Waspada
Advertisement . Scroll to see content

Gempa Tektonik di Nagekeo NTT Tidak Berpotensi Tsunami

Kamis, 25 Januari 2024 | 20:27 WIB
  • author Seth Besie
Gempa Tektonik di Nagekeo NTT Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Tektonik di Nagekeo NTT Tidak Berpotensi Tsunami. Foto: ilustrasii/Pixabay


KUPANG, iNewsTTU.id--Wilayah Laut Flores mengalami guncangan gempa tektonik pada Kamis, 25 Januari 2024, pukul 19.24.13 WIB

Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa ini memiliki magnitudo M5,6. Episenter gempa terletak di koordinat 8,26° LS ; 121,17° BT, di laut sekitar 48 km arah Barat Laut Mbay, NTT, pada kedalaman 10 km.

Gempa ini merupakan jenis gempa tektonik dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust), dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault) berdasarkan analisis mekanisme sumber.

Dampak gempa terasa di beberapa daerah di sekitar, termasuk Ruteng, Waingapu, Bajawa, Ende, Maumere, dan Labuan Bajo, dengan skala intensitas III MMI.

Beberapa daerah seperti Kupang juga merasakan getaran dengan skala intensitas II MMI. Namun, hasil pemodelan menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.


Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG
 
Dr. DARYONO mengatakan Sejauh ini, terdapat 3 aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M3,9 hingga pukul 19.46 WIB, berdasarkan hasil monitoring BMKG.

BMKG memberikan rekomendasi kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi.

Masyarakat juga dihimbau untuk menghindari bangunan yang mungkin rusak akibat gempa dan memeriksa kestabilan bangunan tempat tinggal sebelum kembali ke dalam rumah.

 

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut