Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cecok Mulut Berakhir Maut, Menantu Habisi Mertua Pakai Gunting di Blitar Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Sebelum Dibunuh Dukun Pengganda uang, Paryanto Mengirim Pesan Terakhir untuk Anaknya

Senin, 03 April 2023 | 14:41 WIB
  • author Eka Setiawan, Sefnat Besie
Sebelum Dibunuh Dukun Pengganda uang, Paryanto Mengirim Pesan Terakhir untuk Anaknya
Sebelum Dibunuh Dukun Pengganda uang, Paryanto Mengirim Pesan Terakhir untuk Anaknya. Ilustrasi (Foto: iNews.id)

BANJARNEGARA, iNewsTTU.id –Paryanto, (53) korban pembunuhan dari dukun pengganda uang Tuhari (46) alias Tohari alias Mbah Slamet, sudah curiga dengan gelagat Tuhari yang akan menghabisi nyawanya.

Merasa ada yang kurang beres, diapun sempat mengirimkan lokasinya via WhatsApp (WA) ke anaknya, tempat di mana Tuhari tinggal.

Paryanto pada Kamis 24 Maret 2023 mengirim pesan WA berisi lokasi. Pesan itu dikirimkan ke anaknya yakni Salzabilla Redo Ninthias Nuari. Isi pesannya “Takut Ayah mati ini share lok Pak Slamet” tulis Paryanto.

Paryanto juga mengirimkan pesan berisi “Ini dirumah y Pak Slamet bwt jaga2 klo umur ayah pendek (Ini di rumahnya Pak Slamet, buat jaga-jaga kalau umur ayah pendek),” pesan itu dikirim pukul 00.38 WIB.

Ada juga pesan lanjutan yang dikirimkan Paryanto.  

“Misal Ayah g ada kabar smpe hr minggu lsg aja dime lokassi brsama aparaty. Glydas tau koq rumah y (Misal Ayah nggak ada kabar sampai hari Minggu langsung aja ke lokasi bersama aparat. Glydas tahu rumahnya kok)” pesan itu dikirimkan 00.54 WIB.

Sejak saat itu, Paryanto tidak bisa dihubungi. Tiga hari kemudian 27 Maret 2023 Glydas yang juga anak Paryanto melapor ke Polres Banjarnegara perihal ayahnya yang hilang kontak.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut