Fakta Baru, Satu lagi Pengusaha Mengaku Diperas Ketua dan Pengurus Araksi TTU

Setelah penyetoran pertama selesai, berselang beberapa hari, CB Ketua Araksi TTU kembali menelpon dirinya dengan dalih diminta oleh Ketua Araksi NTT Alfred Baun.
"Pada awal September 2022, CB kembali menelepon dan memberitahukan bahwa dari ARAKSI Provinsi mempertanyakan mengapa berita terkait proyek yang BD kerjakan tiba-tiba hilang, CB kemudian meminta uang sebesar Rp7.500.000 untuk diberikan kepada Ketua Sekretaris dan Bendahara Araksi NTT,"ungkapnya.
lantaran tak ingin lagi diganggu, DB pun menyetorkan lagi uang yang diminta oleh CB
“Karena saya tidak ingin lagi ditekan, maka saya transfer uang sebesar Rp10.000.000 ke rekening milik anak CB. Bukti transfernya masih ada di saya,” tandasnya.
Editor : Sefnat Besie