Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Desa Benu Takari Kisahkan Perjuangan Dapat Air Bersih kepada Kapolda NTT
Advertisement . Scroll to see content

KMP Pulau Sabu Jadi Alternatif Transportasi Laut Pasca Longsor di Takari NTT

Minggu, 19 Februari 2023 | 18:34 WIB
  • author Sefnat besie
KMP Pulau Sabu Jadi Alternatif Transportasi Laut Pasca Longsor di Takari NTT
Longsor tutup jalan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X NTT menurunkan alat berat untuk membuka akses. Sabtu (18/02/2023). Foto: Eman Suni/Inews Tv

KUPANG, iNewsTTU.id--Kapal Motor Penyeberangan Pulau Sabu menjadi Alternatif Transportasi bagi masyarakat yang akan bepergian menuju Kefamenanu dan Atambua, pasca Longsor di Takari Kabupaten Kupang. 

Isyak Nuka, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, mengatakan,  operator KMP Pulau Sabu sudah menyiapkan kapal untuk jalur ke Atambua.

Dikatakannya  Alternatif lainnya adalah segera menyiagakan angkutan laut menggunakan KMP Pulau Sabu untuk melayani penumpang jurusan Kefa dan Atambua. 

"Pilihan alternatif laut dengan pertimbangan agar arus manusia dan logistik tidak boleh terhambat karena akan berakibat pada kenaikan harga barang,"ujarnya

Dia mengatakan, Dishub Provinsi NTT terus berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah XIII, Balai Jalan Nasional serta Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang untuk bersama mengatur lalulintas serta upaya penanganan darurat supaya lalu lintas dapat berfungsi.

"Mulai besok jalan dan para pengguna jasa jurusan Kefa dan Atambua, dapat memilih alternatif jalur laut karena saat ini pihak operator KMP Pulau Sabu telah menyediakan kapal penyeberangan untuk melayani masyarakat dan logistik yang mau ke Kefa atau Atambua," katanya. 

Sementara itu, terpantau di lokasi Longsor, km 75 sebagian pengguna jalan dari Atambua, kefa, soe harus rela berjalan kaki melintasi  lokasi Longsor untuk menggunakan jasa transportasi darat secara estafet menuju Kupang dan sebaliknya.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut